Perang Gaza

Tentara Israel Mundur, Mayat-mayat Bergelimpangan di Jalanan, Ada yang Terpotong Dilindas Tank

Malnutrisi yang makin parah juga membuat masyarakat rentan terhadap penyakit dalam “lingkaran setan” berupa makanan yang tidak memadai, kurangnya air

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/AFP
Petugas kesehatan Palestina menemukan mayat yang dikuburkan oleh pasukan Israel di Kompleks Medis Nasser di Khan Younis 

SERAMBINEWS.COM - Pasukan Israel dituduh secara sengaja menargetkan warga Palestina yang mengungsi di Kota Gaza, tempat puluhan mayat ditemukan setelah serangan di lingkungan Tal al-Hawa di kota itu .

Direktur Jenderal Kantor Media Pemerintah Gaza Ismail al-Thawabta menuduh pasukan Israel melakukan pembantaian terencana di Kota Gaza.

Tim pertahanan sipil Gaza mengatakan mereka menemukan sedikitnya 60 mayat setelah pasukan Israel mundur sebagian dari Tal al-Hawa dan pekerjaan terus dilakukan untuk mengevakuasi korban tewas dan terluka dari jalan-jalan dan bangunan yang hancur di daerah tersebut.

Juga banyak ditemukan ada mayat yang terpotong setelah dilindas roda rantai tank zionis sebagaimana banyak beredar di media sosial.

Baca juga: Kisah Muazzaz Abayat, Binaraga Palestina yang Kurus Kering usai 9 Bulan Disiksa di Penjara Israel

Sebagian besar korban tewas di lingkungan itu adalah, "Keluarga, wanita, dan anak-anak,” kata juru bicara pertahanan sipil Gaza Mahmoud Basal dikutip olutlet jaringan berita Al Jazeera, Sabtu (13/7/2024).

Setidaknya 38.345 orang tewas dan 88.295 orang terluka dalam perang Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober diperkirakan mencapai 1.139, dan puluhan orang masih ditawan di Gaza.

Lingkaran setan malnutrisi dan penyakit di Gaza seiring bertambahnya jumlah pengungsi

Sementara itu 1,9 juta orang yang mengungsi akibat perang Israel di Gaza menghadapi kondisi yang mengerikan.

PBB melaporkan dalam pembaruan situasi terbarunya, termasuk di satu tempat penampungan di Deir el-Balah, Gaza tengah, di mana 14.000 orang hanya memiliki akses ke 25 toilet.

Baca juga: Israel Bakal Pasang Kamera Pengintai di Perbatasan Gaza-Mesir untuk Awasi Hamas Selundupkan Senjata

Malnutrisi yang makin parah juga membuat masyarakat rentan terhadap penyakit dalam “lingkaran setan” berupa makanan yang tidak memadai, kurangnya air bersih, sanitasi yang buruk, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan dasar, demikian pernyataan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam laporan terbarunya mengenai Gaza.

Dan pembunuhan massal terus berlanjut, dengan 182 orang dilaporkan tewas dan 458 orang terluka antara Senin dan Kamis minggu ini saja.

Bentrokan dan penangkapan terjadi saat militer Israel menyerbu kota Tulkarem

Militer Israel telah menangkap tiga warga Palestina di daerah Iktaba di kota Tulkarem, Tepi Barat yang diduduki, kantor berita Wafa melaporkan.

Baca juga: Tuntutan Baru Netanyahu Persulit Upaya Pertukaran Sandera dan Gencatan Senjata dengan Hamas

Seorang ayah dan anak termasuk di antara tiga pria yang ditangkap, menurut Wafa, ketika militer Israel menyerbu daerah tersebut dan menyerbu rumah-rumah.

Pesawat pengintai dan penembak jitu Israel telah dikerahkan, sementara kelompok bersenjata Palestina Brigade al-Quds mengatakan mereka telah bentrok dengan pasukan Israel di dekat kamp pengungsi Nur Shams, timur Tulkarem.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved