Konflik Palestina vs Israel

Iran Bersiap-siap Lancarkan Serangan, Israel Dinilai Tak Tahu Apa-apa, IRGC: Tunggu Tanggal Mainnya

"Israel tidak tahu kapan, jam berapa, hari apa, atau minggu apa, dan bagaimana mereka akan menerima tanggapan atas pembunuhannya,” IRGC mengatakan.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Twitter-X/Twitter-X
Pengawal Revolusi Iran meluncurkan Drone Kamikaze dan Rudal Balistik, ke Israel, Minggu (14/4/2024). Apa itu Operasi Janji Setia? Serangan balas dendam Iran kepada Israel buntut tewasnya jenderal IRGC. 

Iran Bersiap-siap Lancarkan Serangan, Israel Dinilai Tak Tahu Apa-apa, IRGC: Tunggu Tanggal Mainnya

SERAMBINEWS.COM - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) bersiap-siap untuk melancarkan serangan ke wilayah Israel.

IRGC menegaskan bahwa tidak ada keraguan bagi pihaknya untuk menyerang Israel dengan segala kekuatan yang dimilikinya, ditambah dengan kekuatan proksinya.

IRGC menyatakan, Israel akan menjadi pihak yang kalah dari serangannya, sebagai pembalasan atas pembunuhan pengecut terhadap pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dan komandan militer senior Hizbullah Fouad Shukr.

Juru Bicara IRGC, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini mengatakan bahwa Israel tidak tahu apa-apa soal rencana serangan yang bakal dilancarkan pihaknya.

"Zionis tidak tahu kapan, jam berapa, hari apa, atau minggu apa, dan bagaimana mereka akan menerima tanggapan atas pembunuhannya,” katanya, dilansir dari Al Mayadeen, Rabu (7/8/2024).

RUDAL BALISTIK - Kapal Perang IRGC Iran menembakkan rudal balistik dalam simulasi serangan ke pangkalan udara utama Israel, Palmahim, Selasa (13/2/2024).
RUDAL BALISTIK - Kapal Perang IRGC Iran menembakkan rudal balistik dalam simulasi serangan ke pangkalan udara utama Israel, Palmahim, Selasa (13/2/2024). (tangkap layar X)

Baca juga: Jenderal Hossein Taeb Penasihat Panglima IRGC: Serangan Iran ke Israel Akan Mengejutkan

Naeini mengatakan, seluruh wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel telah berkobar dan bersiap untuk melakukan aksinya.

“Kaum Zionis tidak tahu apa yang menanti mereka. Dan mereka akan hidup dalam ketakutan terus-menerus,” ujarnya.

Panglima IRGC, Mayor Jenderal Hossein Salami, menegaskan pada Senin bahwa Israel akan menerima tanggapan yang tegas dan akan menyadari kemudian bahwa mereka salah perhitungan.

"Mereka akan melihat kapan, di mana, dan bagaimana mereka akan menerima tanggapan," katanya.

 

Israel Diminta Lakukan Serangan Pendahuluan

Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, Israel diperintahkan untuk melakukan serangan pendahulauan terhadap Iran dan Hizbullah.

Serangan ‘memancing’ itu dilakukan karena Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tak kunjung melihat tanda-tanda adanya serangan besar yang dilakukan oleh kelompok itu.

Perwira senior IDF telah mengusulkan kepada Menteri Pertahanan dan Perdana Menteri Israel untuk mendahului Hizbullah dan menyerang Lebanon.

"Peluang terjadinya eskalasi di garis depan utara meningkat. Akan lebih bijaksana untuk memimpin inisiatif tersebut," kata IDF, menurut laporan Channel 13, Senin (5/8/2024) malam.

Baca juga: Jika Perang dengan Israel Meletus, Pakistan Siap Bantu Suplai Rudal Balistik untuk Iran

Anggota Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) berbaris selama parade militer tahunan di kota Ahvaz di barat daya Iran sebelum serangan.
Anggota Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) berbaris selama parade militer tahunan di kota Ahvaz di barat daya Iran sebelum serangan. (STRINGER/AFP)
Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved