Kesehatan
Penyebab Haid Tidak Teratur saat Memasuki Usia 40 Tahun, dr Boyke : Lagi Banyak Kasus Begini
Seksolog dr Boyke Dina Nugraha mengungkap penyebab haid yang tidak teratur pada wanita saat memasuki usia 40 tahun.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Seksolog dr Boyke Dina Nugraha mengungkap penyebab haid yang tidak teratur pada wanita saat memasuki usia 40 tahun.
Haid atau menstruasi merupakan periode bulanan wanita.
Normalnya, siklus menstruasi biasanya terjadi setiap 21 dan 35 hari, periode menstruasi umumnya terjadi selama 4–8 hari. Meski demikian, orang-orang mengetahuinya dengan siklus 28 hari.
Seorang wanita bertanya kepada dr Boyke, ia mengatakan, saat usianya memasuki 40 tahun, dia cenderung mengalami haid yang tidak teratur setiap bulannya.
Kondisi haid yang tidak lancar sering kali menimbulkan rasa khawatir pada sebagian wanita.
Terkait hal tersebut, kira-kira apa penyebabnya?
Baca juga: Cara Obati Panas Dalam atau Sariawan dengan Daun Sirih, dr Boyke Ungkap Takarannya
Dikutip dari kanal YouTube Kacamata dr Boyke, seksolog asal Bandung itu mengatakan, wanita yang memasuki usia 40 tahun sudah memasuki usia pre menopause.
Adapun gejala dari pre menopause tersebut salah satunya adalah haid yang tidak teratur.
Beberapa gejala lainnya seperti haid yang semakin sedikit.
"Memang salah satu gejala dari pada pre menopause adalah haid yang tidak teratur, haid yang makin sedikit kemudian siklus yang tidak teratur atau haid yang sedikit," katanya.
Meski demikian, kondisi ini harus perlu dicek secara serius apakah memang benar anda sudah memasuki usia menopause atau belum. Pasalnya menurut dr Boyke, banyak sekali kasus wanita saat ini mengalami menopause dini.
Menopause dini merupakan kondisi yang tidak dapat dianggap sepele.
Baca juga: Sudah Berhenti KB Suntik Selama 3 Tahun Tapi Kok Belum Bisa Hamil? dr Boyke Justru Anjurkan Hal Ini
Pasalnya, menopause yang terjadi sebelum waktunya bisa disebabkan oleh kondisi medis yang memerlukan penanganan sesuai dengan penyebabnya.
"Itu juga harus kita cek Apakah betul-betul sudah memasuki usia menopause atau belum karena sekarang lagi banyak banget kasus-kasus yang namanya menopause dini," pungkasnya.
Mengenal dan Mencegah Menopause Dini
Menopause merupakan masa ketika wanita tidak lagi menstruasi alias berhenti.
Ketika menopause, tubuh menghasilkan lebih sedikit hormon estrogen dan progesteron.
Tingkat estrogen yang sangat rendah setelah menopause dapat mempengaruhi kesehatan Anda dan menyebabkan gejala seperti hot flashes.
Di Amerika Serikat, rata-rata wanita mengalami menopause pada usia 52 tahun.
Baca juga: Indung Telur Tinggal Satu karena Sudah Diangkat, Apa Masih Bisa Hamil? Simak Penjelasan dr Boyke
Sementara di Indonesia, dr Boyke mengatakan wanita Indonesia umumnya mengalami menopause pada rentan usia 49-50 tahun.
Namun bagi sebagian wanita, ada juga yang mengalami menopause dini, yakni terjadi sebelum memasuki usia 45 tahun.
Menopause adalah waktu ketika periode menstruasi berhenti secara permanen dan tidak bisa hamil lagi. Kondisi ini bisa terjadi lebih cepat pada wanita atau biasa disebut menopause dini.
Ahli kesehatan sekaligus seksolog ternama, dr Boyke memaparkan lima cara ampuh mengatasi menopause dini, para wanita wajib tahu untuk melakukan pencegahan segera.
Dalam program Sex in The City melalui kanal YouTube Sonora FM, awalnya seorang wanita mengeluhkan jika dirinya mengalami menopause dini pada usia 42 tahun.
Terkait hal tersebut, dr Boyke mengatakan, jika wanita mengalami menopause dini, sebaiknya Anda perlu waspada.
Pasalnya kata dia, jika terjadi menopause dini dan sebelumnya sering diikuti rasa sakit ketika menstruasi, penyakit endometriosis bisa menjadi penyebabnya.
Penyakit ini sering menyerang wanita pada masa suburnya, sehingga parlu diwaspadai.
"Menstruasi yang sakit jangan salah itu penyakit endiometris, itu sering kali menyerang wanita wanita yang usia subur," kata dr Boyke dikutip Serambinews.com, Rabu (10/1/2023).
"Kemudian dengan menstruasi yang tidak teratur, dia sudah berhenti menstruasi pada usia 42 tahun, itu sudah mengalami yang namanya menopause dini," lanjutnya.
Menopause dini memang bisa saja terjadi secara spontan tanpa ada penyebab yang jelas.
Oleh karena itu sebaiknya para perempuan diwajibakan untuk menjaga kesehatan agar tidak mengalami menopause dini
Lebih lanjut, dr Boyke mengungkap lima cara berikut ini bisa mengatasi menopause dini pada wanita.
Cara Mengatasi Menopause Dini
- Mengonsumsi menoherbal.
- Konsumsi herbal yang mengandung vitoestrogen untuk meningkatkan hormon estrogen.
- Paling penting menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi nasi merah dan sebagainya.
- Rutin melakukan olahraga rutin, lakukan selama 20-30 menit setiap harinya.
- Menjaga berat badan tetap ideal.
- Mengonsumsi kedelai, seperti susu kedelai, tempe, dan tahu karena memiliki kandungan fitoestrogen.
(Serambinews.com/Firdha Ustin)
Dr Zaidul Akbar Ungkap Rahasia Anti Peradangan: Cukup 1 Sendok Bisa Cegah Kanker hingga Autoimun |
![]() |
---|
8 Manfaat Minum Air Kayu Manis, Bagus untuk Kesehatan Wanita |
![]() |
---|
Bahan Makanan yang Direkomendasikan untuk Penderita Diabetes, Bantu Menjaga Gula Darah Stabil |
![]() |
---|
6 Menu Diet Sehat Tinggi Protein untuk Pertumbuhan Otot Anak, Penting Selama Masa Tumbuh Kembang |
![]() |
---|
Obesitas Bisa Hambat Kehamilan, dr Boyke Ingatkan Ibu untuk Jaga Berat Badan Ideal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.