Konflik Palestina vs Israel

Israel Siapkan Dokumen ke Diplomatnya Seluruh Dunia, Bahan Bila Iran dan Lebanon Menyerang

Israel menyiapkan dokumen sebagai dasar ke diplomatnya seluruh dunia, bahan respon bila Iran dan Lebanon menyerang.

|
Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
ATTA KENARE/AFP
Ilustrasi - Sebuah truk militer Iran membawa bagian-bagian dari rudal Sayad 4-B melewati potret pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei selama parade militer sebagai bagian dari upacara memperingati hari tentara tahunan negara itu di Teheran pada 17 April 2024. Israel menyiapkan dokumen sebagai dasar ke diplomatnya seluruh dunia, bahan respon bila Iran dan Lebanon menyerang. 

SERAMBINEWS.COM - Israel menyiapkan dokumen sebagai dasar ke diplomatnya seluruh dunia, bahan respon bila Iran dan Lebanon menyerang.

Dilansir dari Times of Israel pada Kamis (8/8/2024), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel telah mendistribusikan dokumen kepada para duta besarnya di seluruh dunia.

Dokumen itu nantinya sebagai dasar yang digunakan untuk mempersiapkan kemungkinan tanggapan Israel bila mendapat serangan besar-besar negara Islam.

Menurut berita Channel 12, teks tersebut dirumuskan pada beberapa pertemuan yang melibatkan Menteri Luar Negeri Israel Katz dan pejabat senior lainnya.

Intinya, menjelaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan serangan Iran atau Hizbullah tidak dibalas.

Baca juga: VIDEO Israel Mulai Berkemas Antisipasi Serangan Iran, Serangan Hizbullah Jadi Pembuka

Baca juga: Israel Ketar-ketir Jelang Serangan Besar-besaran Iran

Baca juga: Turki: Genosida PM Israel Netanyahu di Gaza Palestina akan Berakhir seperti Masa Hitler

Dokumen tersebut sengaja dibuat untuk menggambarkan Iran sebagai “kepala ular” dan penyebab utama ketidakstabilan regional.

"Meskipun Israel selalu lebih memilih solusi diplomatik, Israel tetap bertekad untuk melindungi warganya dengan cara apa pun," demikian perintah yang ditekankan kepada para diplomat Israel yang bertugas di luar negeri.

"Bertindak sebagaimana negara yang bertanggung jawab, demokratis, dan taat hukum akan bertindak dalam situasi yang sama," sambungnya.

 

 

Dalam dokumen tersebut ditekankan, Iran adalah provokator utama ketidakstabilan regional, pembiayaan, pelatihan, persenjataan, dan pengarahan proksinya.

"Termasuk Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) di Gaza, Hizbullah di Lebanon, milisi Syiah di Irak dan Suriah, dan Houthi di Yaman," demikian pernyataan salinan dokumen berbahasa Inggris yang diperoleh The Times of Israel.

Baca juga: New York Times Bongkar Kelemahan Militer Israel: Kehabisan Amunisi, IDF Krisis SDM

Baca juga: Bersiap Perang Besar! Haniyeh Terbunuh, Petinggi Iran Perintahkan Serangan Langsung ke Israel

Selama sepuluh bulan terakhir, Iran telah melancarkan serangan tanpa henti terhadap Israel dan warga negaranya.

Meluncurkan ratusan rudal dan pesawat nirawak dari wilayahnya dan mengancam akan melancarkan serangan terkoordinasi lebih lanjut dari proksi-proksi ini.

Pihaknya mencatat, serangan berkelanjutan Hizbullah dari Lebanon terhadap Israel yang melibatkan lebih dari 6.500 roket, lebih dari 100 rudal anti-tank, dan ratusan kendaraan udara nirawak.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved