Salam
Utamakan Keselamatan Kerja
Dandim 0117/Atam Letkol Inf Andi Ariyanto meminta standar keamanan eksplorasi minyak diperhatikan dengan teliti agar tidak terjadi kecelakaan kerja.
Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal teramat penting dalam lingkungan kerja. Bukan hanya merugikan pekerja jika terjadi kecelakaan, tetapi bahkan juga merugikan pemberi kerja itu sendiri. Para pekerja yang karena tidak hati-hati atau akibat sang majikan tak menciptakan suasana kerja yang aman, bisa menimbulkan risiko kecacatan, atau bahkan kematian dalam bekerja. Oleh karena itulah, perusahaan harus menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagaimana diperintahkan oleh udang-undang.
Kebakaran sumur minyak milik Pertamina di Dusun Tanjung, Bukit Tempurung, Kualasimpang, Aceh Tamiang, Sabtu (17/8/2024), adalah salah satu bukti perusahaan tak menerapkan prinisp tersebut.
Sebetulnya cerita sumur minyak terbakar bukan hal baru bagi warga Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Soalnya, kawasan itu penuh dengan sumur-sumur minyak tua peninggalan Belanda dan masih ekonomis jika dieksploitasi dalam skala kecil. Banyak warga yang mengebor minyak secara berkelompok atau sendiri-sendiri. Penyedotan secara tradisional itu tentu saja tak dibarengi dengan prinsip keselamatan dan keamanan kerja. Maklum saja, masyarakat yang tengah kesulitan ekonomi umumnya tak peduli dengan keselamatan. Yang penting bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dari usaha yang sangat berisiko itu.
Sudah tak terhitung pula jumlah korban yang timbul akibat pengeboran di sumur ilegal ini.
Namun, kali ini terjadi di sebuah sumur minyak yang dikelola Pertamina. Sebagai sebuah usaha legal, mestinya, mereka memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja dalam operasionalnya. Namun, ternyata tidak demikian. Tidak jauh berbeda dengan kondisi di sumur-sumur ilegal yang dieksploitasi secara tradisional.
Sebagaimana diketahui, dalam peristiwa kebakaran sumur minyak yang dimiliki Pertamina ini, empat pekerja yang sedang berada di atas crane terluka dan harus dirawat di RS Pertamina Rantau akibat luka bakar.
Kebakaran ini terjadi saat sejumlah pekerja sedang beraktivitas di areal sumur minyak pada Sabtu lalu sekira pukul 14.15 WIB. Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, dugaan kebakaran ini berasal dari mesin HPU, lalu kobaran api merambat ke sumur minyak. "Ada empat orang terluka," kata Kapolsek Kualasimpang, Iptu Syafrizal.
Syafrizal mengatakan, keempat korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Sejumlah warga mengisahkan, insiden ini diawali suara ledakan keras. Kencangnya ledakan ini menimbulkan getaran yang dikira warga gempa bumi. Diketahui sumber ledakan berada tidak jauh dari Perumahan BTN Perdamaian.
"Lagi di dalam rumah tadi, ada ledakan di dalam tanah, keras, berguncang, kami kira gempa," kata ibu rumah tangga yang tinggal di depan lokasi kejadian.
Wanita yang sedang menggendong balita itu kemudian membawa anak-anaknya ke luar rumah. Di situ dia melihat ada sejumlah pekerja di atas menara dalam kondisi terbakar. "Ada yang terbakar, nggak tahu berapa, tapi ada yang terbakar," ujarnya.
Dandim 0117/Atam Letkol Inf Andi Ariyanto meminta standar keamanan eksplorasi minyak diperhatikan dengan teliti agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Hal ini disampaikan Andi ketika meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (17/8/2024). "Kami prihatin dengan kejadian ini karena menyebabkan korban luka," kata Andi.
Dia mengingatkan agar Pertamina memerhatikan sistem kerja yang melibatkan pihak ketiga. Di hadapan sejumlah staf PT AAPS (Arjuna Asia Petrocom Services) selaku rekanan Pertamina, Andi mengingatkan kalau Aceh Tamiang pernah mengalami blow out di tahun 1970.
Blow out merupakan kejadian mengalirnya minyak dari tanah yang tidak bisa dikendalikan. Peristiwa ini pernah dialami Aceh Tamiang hingga menyebabkan geliat ekonomi masyarakat terganggu. "Kami berharap diperhatikan lagi kerjanya, jangan sampai terulang blow out, ini nanti yang paling dirugikan masyarakat," kata Andi. Andi benar. Pertamina harus berhati-hati dan mestinya memberikan contoh kepada pihak lain bagaimana menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan dalam lingkungan kerjanya.(*)
POJOK
Tusop tutup pintu untuk Mualem
Tapi terbuka untuk kandidat lain, ya?
Sumur minyak Pertamina terbakar, 4 pekerja terluka
Pertamina oh Pertamina
PDIP yakin dapat rekan koalisi di Pilkada Jakarta
Banteng biasanya selalu berjuang hingga titik akhir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Berhasil-Atasi-Insiden-Kebakaran-sumur-minyak-di-Aceh-Tamiang.jpg)