Breaking News

Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Kuburan Cina, Mantan Pacar Korban dan 3 Orang Lainnya Ditangkap Polisi

Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap empat orang terkait kasus penemuan jasad AA ini.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Siswi SMP yang Tewas Dibunuh di Kuburan China, Korban Jualan Balon Untuk Jajan Sekolah 

Hasil pemeriksaan tersebut diungkapkan oleh Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, Indra Nasution.

Ia mengatakan, korban diduga kuat meninggal karena kekurangan oksigen berat.

"Di lihat dari kondisinya, kuat mengarah korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen berat, dan ada jeratan pada bagian leher korban," ungkapnya, dikutip dari TribunSumsel.com.

Indra Nasution menambahkan, dari pemeriksaan dalam, nampak adanya kekerasan di tubuh korban.

"Yang jelas pada leher korban. Untuk cairan yang keluar dari hidung korban, dan darah itulah tadi tanda seseorang yang kekurangan oksigen berat," katanya sambil mengatakan korban meninggal tidak wajar.

Ditanya, apakah ada tanda kekerasan seksual, Indra tak merinci apa yang tim forensik temukan.

"Ada (kekerasan), tetapi itu bukan untuk konsumsi kita, yang jelas sudah kita lakukan vagina swab dan rektal swab, dan sudah kami serahkan lab," bebernya.

Indra juga membeberkan, diduga korban tak melakukan perlawanan saat mendapatkan luka-luka tersebut.

"Tidak ada perlawanan. Untuk luka di bagian dagu sebelah kanan itu luka memar, dan untuk di bagian korban menggigit lidah karena nahan sakit."

"Namun, untuk di tangan tidak ada ditemukan," bebernya.

Baca juga: Siswi SMP Ditemukan Tewas di Kuburan Cina Palembang, Ada Luka Lebam, Sang Ayah Histeris

Tangis Sang Ayah Pecah

Mengetahui putrinya meninggal dunia, Supandi alias Udin (43) ayah AA pun tak kuasa menahan tangisnya.

Tangisnya pecah saat ia diperbolehkan melihat jenazah anaknya di ruang jenazah RS Bhayangkara Palembang, Minggu malam.

Supandi menjerit histeris dan memanggil nama anaknya.

"Ya Allah A**, **, nak maafke bapak," ucap Supandi terlihat muka memerah dan terus meneteskan air mata.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved