Minggu, 12 April 2026

Berita Banda Aceh

Nelayan Masih Kesulitan Dapat BBM, Hiswana Migas Ajak Kawal Jatah Subsidi

“Bagi yang tidak berhak, tidak boleh mengambil jatah tersebut, supaya kebutuhan BBM untuk nelayan ini dapat terpenuhi,” ujarnya.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/Maulidi Alfata
ILUSTRASI - Kapal nelayan terparkir di dermaga, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Senin (25/3/2024). 

“Bagi yang tidak berhak, tidak boleh mengambil jatah tersebut, supaya kebutuhan BBM untuk nelayan ini dapat terpenuhi,” ujarnya.

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sejumlah nelayan di Aceh saat ini masih kesulitan mendapatkan stok BBM untuk kebutuhan kapal motor mereka.

Pasalnya, ada dugaan BBM jatah nelayan diselewengkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdin atau yang biasa disapa Toke Awi, Kamis (19/9/2024).

Katanya, hingga saat ini masih ada nelayan di Aceh yang kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan melaut.

Karena BBM yang dialokasikan untuk nelayan, disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Padahal, kata Toke Awi, BBM subsidi adalah hak masyarakat yang sudah diperuntukkan kepada yang berhak menerimanya.

“Bagi yang tidak berhak, tidak boleh mengambil jatah tersebut, supaya kebutuhan BBM untuk nelayan ini dapat terpenuhi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Nahrawi Noerdin selaku ketua perhimpunan pelaku usaha bidang penyaluran BBM ini, mengajak para nelayan di Aceh untuk sama sama menjaga distribusi BBM bersubsidi yang sudah dijatahkan kepada mereka.

Baca juga: Daftar Kendaraan Roda 2 dan 4 yang Dilarang BBM Subsidi, Apakah Kendaraan Anda Termasuk?

Katanya, kuota BBM sesuai dengan kecukupan kebutuhan, termasuk bagi kelompok nelayan.

Ia menjelaskan, BBM Industri untuk kapal nelayan yang Gross tonnage (GT) sudah 30 ke atas.

“Jadi mereka tidak boleh mengunakan BBM subsidi,” timpalnya.

Nahrawi menyanyangkan masih adanya oknum yang memanfaatkan BBM subsidi  tidak tepat sasaran, sehingga mengurangi jatah yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan.

Sehingga, ia meminta para nelayan supaya turut mengawasi distribusi BBM dan mensosialisasikan pentingnya pemanfaatan BBM bersubsidi sesuai peruntukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved