Pembunuhan
Pembunuh Gadis Penjual Gorengan Ungkap Tak Tahu Korban Masih Hidup atau Tidak Saat Dikubur
"Saat enam menit disekap, korban tidak sadarkan diri kemudian diseret sekitar 300 meter lalu dirudapaksa di situ
Setelah menjajakan dagangannya, korban diadang di tengah jalan saat menuju arah pulang.
"Dari pengakuan sementara, tersangka memiliki niat merudapaksa korban muncul pada saat itu, yakni pada saat tersangka dan kawannya membeli gorengan, makanan yang dibawa oleh korban."
"Tetapi, saat mereka berpisah (selesai membeli gorengan) kemudian setelah korban kembali pulang dengan jarak 200 meter korban ini berjalan pulang, pukul 18.50 WIB, lalu korban dihadang di salah satu TKP, tujuannya untuk merudapaksa," tutur Suharyono.
Korban lalu disekap dan diseret sekitar 300 meter dari tempat di mana tersangka mengadang korban.
"Saat enam menit disekap, korban tidak sadarkan diri kemudian diseret sekitar 300 meter lalu dirudapaksa di situ, diikat tangan dan kakinya di situ."
"Jadi awalnya hanya ingin merudapaksa, tapi dengan menyekap itulah mungkin korban pingsan dan meninggal," jelas Suharyono.
Terkait munculnya informasi motif cinta ditolak, Suharyono belum bisa menjelaskannya.
Pihaknya masih mendalami keterangan-keterangan yang diberikan tersangka.
Sebab, keterangan tersangka masih sering berubah-ubah.
"Soal adanya informasi cinta ditolak itu akan kita dalami," ujar Suharyono.
Dijerat pasal berlapis
Ditambahkan Irjen Suharyono, tersangka IS bakal dijerat pasal berlapis, yakni pasal 338 KUHP Jo pasal 285 KUHP, dan pasal 353 KUHP.
Ketiga pasal itu memungkinkan bagi pihak berwajib menjerat IS dengan ancaman hukuman mati.
"Kalau semua unsur bisa terpenuhi, IS bisa dihukum 15 tahun, 20 tahun bahkan hukuman mati. Tapi semua bergantung hasil persidangan," tandas Irjen Suharyono.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Pembunuh Gadis Penjual Gorengan, Tak Tahu Korban Masih Hidup atau Tidak Saat Menguburnya,
Dihukum 20 Tahun Penjara, Terdakwa Pembunuhan di Jeulingke Ajukan Banding |
![]() |
---|
Tragis! Kematian Uswatun Khasanah, Dibohongi, Jadi Selingkuhan, Labrak Istri Sah hingga Dimutilasi |
![]() |
---|
Ternyata Ada Ucapan Uswatun Khasanah yang Buat Pelaku Bunuh dan Mutilasi Korban |
![]() |
---|
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Istri Dokter Spesialis di Lhokseumawe, Perankan Belasan Adegan |
![]() |
---|
PPNI Lhokseumawe Sebutkan Tersangka Pembunuh Laksmiwati bukan Berprofesi Perawat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.