Konflik Palestina vs Israel

Hashem Safieddine, Calon Pengganti Pemimpin Hizbullah Dilaporkan Hilang Kontak, Syahid Dibom Israel?

Hashem Safieddine diperkirakan menjadi calon pemimpin Hizbullah menggantikan Hassan Nasrallah yang terbunuh 27 September 2024 lalu.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap layar X
Hashem Safieddine. Hashem Safieddine dikabarkan telah menjadi sasaran serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut. 

Dia bertugas mengawasi kegiatan politik, organisasi, sosial, dan pendidikan kelompok itu.

Seperti Nasrallah, Safieddine belajar di Kota Qom, Iran dan menjalin hubungan yang kuat dengan Teheran.

Dia berteman dekat dengan pimpinan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRCG), Mayjen Qassim Suleimani.

Namun, Amerika Serikat membunuh Suleimani dalam serangan udara di Baghdad pada 2020.

Pada tahun yang sama, putra Safieddine, Reza Hashem Safieddine menikahi putri jenderal Iran tersebut, Zeinab Suleimani.

Sementara itu, saudara laki-laki Hashem Safieddine, Abdallah Safieddine juga dilaporkan menjabat sebagai perwakilan Hizbullah untuk Iran.

Baca juga: Hashem Safieddine, Calon Pengganti Hassan Nasrallah untuk Memimpin Hizbullah Syahid Dibom Israel

Safieddine: Hizbullah tidak akan mundur
 


Hashem Safieddine yang berusia 60 tahun memiliki peran menonjol dalam Hizbullah


Selama perang Gaza sejak 7 Oktober 2023, dia terus mengecam serangan Israel di Palestina.

Dilansir dari CNN, Sabtu, Safieddine pernah menyatakan kelompoknya akan tetap kuat dan tangguh, serta memprioritaskan perjuangan dan membebaskan rakyat Palestina bersama Iran.

Menyusul serangkaian ledakan yang menargetkan pager dan walkie-talkie milik Hizbullah, dia mengatakan organisasinya “tidak akan mundur sampai titik akhir".

Saffiedine pun lama mengkritisi kebijakan AS. Dia juga sering membantu dan mendukung gerakan perlawanan kepada Israel, baik di Gaza dan Lebanon.

Pada 2021, dia menuduh Washington “mencampuri” urusan politik dalam negeri Lebanon. Menurutnya, Amerika “menyabotase” negara-negara di kawasan tersebut, seperti Irak dan Afghanistan.

Dengan posisinya sebagai salah satu pemimpin senior Hizbullah, Safieddine secara luas diperkirakan akan menggantikan Hassan Nasrallah sebagai pemimpin tertinggi organisasi itu.

"Sebagai sepupu Nasrallah dan calon penerusnya, ia kemungkinan besar dapat menyatukan jajaran Hizbullah di sekelilingnya," kata pakar kebijakan di Timur Tengah dari Washington Insititue, Matthew Levitt, diberitakan RFERL, Jumat (4/10/2024).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved