Berita Lhokseumawe
Unimal Kirim Lima Mahasiswa ke Malaysia Untuk Ikuti Program MBKM
“Kemudian dengan program MBKM Kemanusiaan ini kita harapkan dapat memberikan kesempatan belajar kepada seluruh anak bangsa Indonesia di Malaysia untuk
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
“Kemudian dengan program MBKM Kemanusiaan ini kita harapkan dapat memberikan kesempatan belajar kepada seluruh anak bangsa Indonesia di Malaysia untuk menuntut ilmu,” ujar Rektor Unimal.
Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Universitas Malikussaleh mengirim lima mahasiswa untuk menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kemanusiaan di Malaysia dari mulai Oktober sampai Desember 2024.
Mereka akan berangkat ke Malaysia pada 7 Oktober 2024 melalui Sultan Iskandar Muda International Airport setelah sebelumnya dilakukan pelepasan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Unimal Dr Ir Azhari, MSc IPM ASEAN Eng.
Lima mahasiswa tersebut yaitu, Firman Alfathy dari Fakultas Hukum, Sandrina Salsabilla Rambe dari Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan.
Kemudian Fadhillah Dandy Satrio dari Prodi Teknik Mesin, Shilvi Munayya dari Prodi Ilmu Kelautan, dan Bahtera Khoiruddin Lubis dari Prodi Administrasi Publik.
“Sejak diluncurkan program MBKM oleh Kementerian Pendidikan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Ristek), Universitas Malikussaleh berkomitmen dalam mendukung melalui langkah langkah konkret dan strategis,” ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama Unimal, Dr Ir Azhari, MSc IPM ASEAN Eng kepada Serambinews.com, Minggu (6/10/2024).
Yakni kerjasama dengan instansi instansi terkait, seperti Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, dan INTI International University Malaysia untuk melaksanakan MBKM kemanusiaan.
Sementara itu Koordinator MBKM Prof Dr M Sayuti ST MSc IPU kepada Serambinews.com menyebutkan mahasiswa ini akan menjalankan project kemanusiaan selama satu semester.
Baca juga: Unimal Latih Kelompok Usaha Penajoh Aceh Produksi Asap Cair dari Tempurung Kelapa
Program itu akan berlangsung dari mulai Oktober 2024 hingga Desember 2024 dan akan mendapatkan rekognisi atau pengakuan nilai hingga 20 SKS.
Selama di Malaysia kata Prof Sayuti, mereka akan bergabung dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Indonesia lainnya, kemudian mereka akan belajar di INTI International University Malaysia sebanyak 1 matakuliah.
Lalu dilanjutkan dengan magang mengajar di sanggar-sanggar belajar yang menampung anak-anak pekerja migran Indonesia.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unimal Dr Alfian, SHI MA menyampaikan selamat menjalankan tugas program kemanusiaan ini.
“Jaga nama baik almamater selama di sana, dan menjalin jejaring sesama mahasiswa di Malaysia,” ujar Dr Alfian.
Secara terpisah Rektor Unimal Prof Dr Ir Herman Fithra MT IPM ASEAN Eng menyampaikan, selamat menjalankan program MBKM kemanusiaan ini semoga para mahasiswa dapat memberikan ilmu yang bermanfaat kepada para ribuan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.
Kunjungan Mahasiswa Unimal
Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Unimal
Rektor Unimal Herman Fithra
Berita Lhoksemawe
Kapal Perang Banda Aceh Kirim Alutsista Baru Ke Pangkalan TNI AL Lhokseumawe |
![]() |
---|
Dugaan Korupsi di KEK Arun, Jaksa Sita Sejumlah Aset PT Patna, Termasuk Uang |
![]() |
---|
Mubadala Energy Paparkan Rencana Kerja Strategis bersama Pemko Lhokseumawe dan SKK Migas |
![]() |
---|
Wakil Wali Kota Sebut Angka Stunting di Lhokseumawe Turun, Ini Datanya |
![]() |
---|
Dandenpom IM/1 Sertijab Tiga Dansubdenpom dan Pelepasan Satu Perwira |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.