Menuju Pilkada Aceh 2024

Sejahterakan Petani, Bustami Janjikan Dana Talangan untuk Cegah Jatuhnya Harga Padi

Calon gubernur Aceh nomor urut 1, Bustami Hamzah, berjanji akan berupaya sekuat tenaga mensejahterakan petani Aceh.

Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Calon gubernur Aceh nomor urut 1, Bustami Hamzah, berbicara dalam pertemuan dengan warga Pidie di Gedung Meusapat Ureung Pidie, Sigli, Kamis (10/10/2024). 

SERAMBINEWS.COM - Calon gubernur Aceh nomor urut 1, Bustami Hamzah, berjanji akan berupaya sekuat tenaga mensejahterakan petani Aceh.

Salah satunya adalah dengan menyiapkan dana talangan yang akan digunakan untuk membeli gabah petani di saat berlangsungnya panen raya.

Dengan demikian, harga gabah (padi) tidak akan jatuh, sehingga manfaat dari hasil panen akan lebih dirasakan oleh petani di Aceh.

Hal itu disampaikan Bustami saat melakukan pertemuan dengan warga Pidie di Gedung Meusapat Ureung Pidie, Kamis (10/10/2024) malam.

Bustami menyampaikan, Kabupaten Pidie memiliki areal persawahan yang luas, sekitar 24.784 hektare, sehingga Pidie menjadi lumbung pangan. 

"Namun saat ini lumbung pangan di Pidie telah hilang," ujarnya, 

Oleh sebab itu, produksi padi di Pidie harus diperkuatkan kembali. Pemerintah harus berani mengambil kebijakan, terutama saat padi melimpah setelah panen. 

Baca juga: Tim Supervisi Polda Aceh Sambangi Polres Pidie Jaya, Tinjau Persiapan Strategis Pengamanan Pilkada

Baca juga: Warga Pidie Sambut Meriah Kedatangan Om Bus, Gedung Meusapat Ureung Pidie Penuh Sesak

Pemerintah menurutnya, harus menampung gabah dengan menggunakan dana talangan, sehingga harga gabah tidak jatuh, petani sejahtera, dan padi hasil panen tidak lari ke Medan, Sumatera Utara.

"Itu yang saya pikirkan ke depan, bahwa petani harus sejahtera," ujarnya.

Bustami mengatakan, nasib petani Aceh harus menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintah.

Untuk itu, Bustami meminta dukungan masyarakat melalui doa dan niat baik untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik.

"Khusus untuk Pidie akan kita kembalikan Pidie di era tahun 1990-an," tegas Bustami Hamzah.(*)

Baca juga: BMKG Minta Nelayan Agar Waspada Potensi Pertumbuhan Awan CB

Baca juga: KIP Pastikan akan Ubah Jadwal Kampanye Akbar, Ini Sebabnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved