Pilkada Aceh 2024

Kerahkan 1.640 Lebih Relawan, Forum LSM Aceh Pantau Pilkada 2024

Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh akan terlibat memantau Pilkada 2024 dan mengerahkan lebih dari 1.640 relawan ke lapangan

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh akan terlibat memantau Pilkada 2024 dan mengerahkan lebih dari 1.640 relawan ke lapangan. 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Forum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh akan terlibat memantau Pilkada 2024 dan mengerahkan lebih dari 1.640 relawan ke lapangan.

Hal itu mengingat adanya potensi berbagai bentuk pelanggaran pada Pilkada Aceh 2024 mendatang. 

Status Forum LSM Aceh sebagai pemantau Pilkada telah resmi mendapat pengakuan dari Komisi Independen Pemilih (KIP) Aceh melalui sertifikat nomor 01/PP.03.2-Kt/11/2024. 

Dengan sertifikasi itu, Forum LSM Aceh akan melakukan pemantauan secara optimal di berbagai wilayah yang dianggap rawan pelanggaran. 

Nantinya Forum LSM Aceh akan bekerjasama dengan Panwaslih Aceh untuk mengelola data-data pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

“Sebagai pemantau, kita berfungsi memperkuat tugas pengawasan yang dilakukan Panwaslih,” kata Sekretaris Jenderal Forum LSM Aceh, Sudirman Hasan melalui keterangannya yang diterima, Minggu (13/10/2024).

Baca juga: Kapolresta Banda Aceh Ingatkan Warga tak Mudah Terprovokasi Jelang Pilkada 2024 & Waspadai Curanmor

Setiap temuan yang didapatkan Forum LSM Aceh di lapangan nantinya akan disampaikan ke Panwaslih. Setelah itu, pihaknya akan terus memantau kinerja Panwaslih dalam melanjutkan temuan tersebut. 

Mengingat luasnya wilayah Aceh yang menyelenggarakan Pilkada, Forum LSM Aceh harus memilih beberapa lokasi tertentu yang dianggap rawan. 

Pada Pilkada 2024 ini, perhatian lembaga ini lebih banyak diarahkan di wilayah pantai Timur. Alasannya, karena hasil penelitian membuktikan bahwa tingkat kerawanan Pilkada di wilayah itu relatif lebih tinggi.

“Kali ini focus pemantauan kita akan lebih banyak di wilayah Banda Aceh, Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh, Aceh Tengah, Aceh Jaya dan Aceh Selatan. 

Sedangkan untuk wilayah lain  akan diserahkan kepada lembaga pemantau lainnya,” kata Sudirman.

Baca juga: PBNU Nonaktifkan Pengurus yang Jadi Peserta Aktif Pilkada 2024

Mengoptimalkan pemantauan tersebut, Forum LSM Aceh akan melakukan serangkaian pelatihan kepada para pemantau yang ada di sejumlah wilayah. 

Pelatihan pertama sudah berlangsung di Bireuen pada 10 Oktober lalu. Selanjutnya lembaga ini kembali melakukan pelatihan yang sama di wilayah Pidie, Aceh Utara dan Aceh Timur dan seterusnya. 

Pelatihan pertama yang sudah berlangsung lebih bersifat pelatihan untuk para pelatih (training of trainers/ToT).  Selanjutnya para peserta ToT ini yang akan melatih beberapa pemantau di tingkat kecamatan. 

“Setidaknya akan ada sekitar 1.646 pemantau yang akan kita latih untuk Teknik pemantauan tersebut,” kata Sudirman.  

Kegiatan pelatihan itu diperkirakan selesai dalam dua pekan ke depan, dan setelah itu pemantauan akan efektif dilakukan. 

Materi yang diajarkan dalam pelatihan itu, antara lain, mengenai hukum-hukum yang berkaitan dengan Pilkada, Teknik pelaporan kasus, Teknik pemantauan yang akurat, serta memahami alur pelaksanaan pemungutan suara.

Forum LSM Aceh akan focus pada pemantauan di tiga kegiatan, yakni saat kampanye, saat pemungutan suara dan saat rekap suara sejak di TPS hingga tingkat kecamatan dan kabupaten/kota.

Baca juga: Aparat Harus Pastikan Pilkada Aceh Aman

“Kita mengoptimalkan pemantauan mulai akhir Oktober karena hasil penelitian menyebutkan di bulan itu yang rawan terjadi pelanggaran karena semakin dekat dengan hari H,” kata Sudirman.

Kegiatan pemantauan itu diperkirakan berlangsung hingga beberapa pekan setelah penghitungan suara di TPS. Forum LSM Aceh tidak hanya memberi perhatian pada Pilkada di tingkat Provinsi, tapi juga di tingkat kabupaten/kota. 

“Intinya kita mengawal agar meminimalisir terjadi kecurangan pada Pilkada itu,” tegas Sudirman Hasan .

Sebagaimana diketahui, sejak 26 Oktober hingga 23 November tahapan kampanye Pilkada berlangsung di berbagai daerah. 

Selanjutnya ada waktu empat hari masa tenang sebelum pelaksanaan pencoblosan pada 27 November 2024. Pengumuman KIP terkait hasil Pilkada kemungkinan baru disampaikan pada pekan ketiga. (*)

Baca juga: Jelang Pilkada Aceh 2024, AMSI Gelar Training Cek Fakta Lawan Penyebaran Hoaks

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved