Opini
Money Politic
MONEY politics secara harfiah bermakna politik uang, tetapi di dalam praktik, cakupannya bisa lebih luas. Tidak selalu hanya menggunakan uang sebagai
Semangat perubahan ala Obama itu pula yang akhirnya banyak ditiru oleh calon pemimpin di belahan dunia lain, tidak terkecuali Indonesia. Tetapi sayangnya semangat perubahan tersebut tidak lebih hanya sebatas slogan belaka. Tidak sampai menukik pada implementasi, bahwa perubahan itu tidak boleh berhenti hanya pada spirit semata, melainkan menjadi suatu komitmen yang mesti diwujudkan.
Wacana perubahan sebagai suatu ekspresi dari antusiasme calon, tentu dapat dimaklumi. Tetapi agaknya masyarakat telah terlanjur jenuh dengan isu-isu semacam itu, yang kerap digaungkan para politisi di panggung-panggung politik. Bukankah masyarakat lebih menginginkan perubahan yang sesungguhnya, bukan hanya sekadar perubahan yang artifisial.
Pertanyaan yang kerap menggelitik; masih mungkinkah kita menggayutkan harapan pada Pilkada yang akan datang? Suatu era yang diharapkan dapat menghadirkan masa transisi dari perubahan yang imajinatif kepada perubahan yang konstruktif. Hal tersebut bukan hanya merupakan tuntutan dari masyarakat semata, melainkan juga tuntutan zaman yang terus mengalami perubahan. Ini yang agaknya selalu luput dari memori kolektif kita, ibarat suatu perjalanan yang kita rasakan telah sangat jauh, tetapi faktanya kita belum kemana-mana. Sehingga kita tidak pernah benar-benar sampai pada tujuan dari cita-cita berbangsa kita yang sesungguhnya; masyarakat yang makmur, sejahtera dan berkeadilan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ZULKIFLI-ABDY.jpg)