Selasa, 28 April 2026

Kesehatan

Sering Terbangun Malam Hari untuk Buang Air Kecil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

nokturia adalah suatu kondisi yang menyebabkan seseorang sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil atau kencing.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
PIXABAY
Ilustrasi pria kencing di toilet 

Hal ini biasanya disebabkan oleh ketidakmampuan kandung kemih untuk mengosongkan sepenuhnya sehingga terisi lebih cepat (volume kandung kemih rendah).

Hal ini juga dapat terjadi karena gangguan sulit tidur yang membuat seseorang terbangun karena satu alasan.

Namun mereka kemudian pergi ke kamar mandi, karena berpikir bahwa alasannya terbangun untuk buang air kecil.

Baca juga: 7 Jenis Bau Air Kencing Ini Bisa Tunjukkan Gangguan Kesehatan Tubuh, Simak Apa Saja Penyebabnya

Penyebab ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih bisa dikarenakan obstruksi kandung kemih atau hiperplasia prostat jinak (laki-laki), yakni pertumbuhan prostat non-kanker berlebihan yang menghalangi aliran urin.

Sementara penyebab kandung kemih tidak dapat terisi penuh dapat meliputi :

- Aktivitas kandung kemih berlebihan (spasme kandung kemih).

- Infeksi kandung kemih atau infeksi saluran kemih berulang.

- Peradangan kandung kemih (bengkak).

- Sistitis interstisial (nyeri pada kandung kemih).

- Keganasan kandung kemih.

- Apnea tidur obstruktif.

Sebelum buru-buru mendiagnosis diri sendiri dengan suatu penyakit karena sering kencing di malam hari, baiknya lebih dulu mengecek kondisi tubuh.

Terutama melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, cek asupan minuman apakah berlebihan, konsumsi kafein, dan obat.

Jika tidak ada kondisi khusus yang mendasari dan menduga ada masalah kesehatan terkait sering kencing, baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Sering kencing dan Hipertensi

Melansir Kompas.com, riset yang dipresentasikan di 83rd Annual Scientific Meeting of the Japanese Circulation Society pada 2018 menunjukkan, nokturia berkaitan dengan hipertensi dan asupan garam berlebihan.

Sebagaimana dilansir dari Medical News Today, peneliti dari Tohoku Rosai Hospital Jepang menganalisis tekanan darah dan frekuensi kencing 3.749 penduduk setempat.

Data menunjukkan, responden yang bangun untuk kencing di malam hari memiliki peluang hipertensi 40 persen lebih tinggi.

Perwakilan peneliti Dr. Mutsuo Harada menyebut, hasil simpulan penelitian timnya dipengaruhi faktor gaya hidup termasuk asupan garam, etnis, dan latar belakang genetik.

"Asupan garam rata-rata di Jepang cukup tinggi. Bisa sampai 10 gram per hari, atau dua kali lipat rata-rata asupan garam per gari dunia," jelas peneliti.

Menurut Harada, temuan riset timnya bisa menjadi tambahan penyebab sering kencing di malam hari, yang sebelumnya tidak terkait dengan hipertensi.

Hipertensi kini diiidap lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.

Penyakit tekanan darah tinggi ini juga menjadi biang utama kematian dini karena memicu penyakit jantung dan stroke.

Gaya hidup sehat, termasuk pembatasan asupan garam, tidak merokok, melakoni pola makan sehat, mengindari alkohol, dan menjaga berat badan ideal bisa jadi cara mencegah hipertensi. (Serambinews.com/Yeni Hardika)

BERITA KESEHATAN LAINNYA

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved