Kupi Beungoh
Menghargai Guru Kita
Guru merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian, pengetahuan, dan keterampilan seseorang.
Oleh Jusnaini Hasni, M. Ed *)
Guru merupakan sosok yang memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian, pengetahuan, dan keterampilan seseorang.
Mereka menjalani rutinitas sehari-hari mentransfer ilmu kepada anak didiknya. Tidak hanya itu, Ia juga membantu anak didiknya untuk bisa berpikir kreatif, kritis, dan menyelesaikan masalah.
Mereka tidak hanya sebagai pengajar, tapi juga menjadi mentor, inspirasi, dan pembentuk karakter. Ia dituntut menjadi teladan melalui sikap dan perilaku yang dapat menginspirasi siswa.
Sebagai guru, mereka bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung perkembangan intelektual dan emosional siswa. Sehingga, mereka kerap diibaratkan sebagai jembatan dalam mengantarkan para siswa menuju kesuksesan.
Berbagai profesi dan cita-cita yang telah diraih oleh banyak orang hari ini tidak lepas dari peran guru, mulai dari presiden, menteri, gubernur, pengusaha, TNI/Polri, petani, nelayan, driver dan juga profesi lainnya pasti ada guru dibelakangnya.
Baca juga: Daftar 20 Link Twibbon Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2024, Cocok Dibagikan di Grup Hingga Story
Guru telah menjalani tugas sangat berat dalam mendidik kita dan anak-anak kita, yang sejatinya itu juga menjadi tugas dan kewajiban orangtua. Kini, mereka juga harus mampu menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan dan karakteristik anak didik, juga harus pandai beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Guru Juga Manusia
Guru tidak hanya mereka ASN/Honorer yang mengajar di sekolah atau madrasah formal semata.
Lebih dari itu, guru sangatlah banyak, mulai dari guru ngaji, guru di dayah, balai pengajian, dan semua mereka yang telah berdedikasi untuk mendidik anak negeri. Artinya, mereka yang telah mendidik baik di lembaga formal maupun non formal.
Kiprah guru sangat besar untuk kemajuan bangsa. Bahkan, kesuksesan seseorang tak luput dari sentuhan tangan mereka yang mendidik dan mengajar sehingga terbuka langkah menuju masa depan.
Guru bukanlah malaikat. Mereka manusia biasa, tapi guru mengambil peran luar biasa dalam pengabdian.
Untuk mengetahui beratnya tugas guru dalam mendidik anak-anak, ajak anak-anak satu minggu belajar di rumah dan kita sebagai orang tua berubah menjadi guru, lebih tepatnya kita mengambil peran guru disekolah.
Di sana kita akan menemukan bagaimana beratnya tugas seorang guru.
Mereka hanya membantu tugas dan tanggung jawab masing-masing. Saat kita memasukkan anak ke lembaga pendidikan, secara tidak langsung, kita telah meminta bantuan kepada guru untuk mendidik anak kita, mereka mengambil peran orang tua dalam mendidik anak-anak.
Baca juga: Menag Nasaruddin Sebut Guru Adalah Obor Penyinar Kegelapan
Menjadi guru tidak mudah, apalagi hari ini dengan berbagai tantangan dan tuntutan kewajiban yang harus dipenuhi oleh guru.
| Dari Thaif ke Aceh: Makna Isra Mikraj di Tengah Bencana |
|
|---|
| Jaga Marwah USK: Biarkan Kompetisi Rektor Bergulir dengan Tenang dan Beradab |
|
|---|
| Banjir Aceh yang Menghapus Sebuah Kampung |
|
|---|
| Serambi Indonesia Cahaya yang tak Padam di Era Digital |
|
|---|
| Ekoteologi Islam: Peringatan Iman atas Kerusakan Lingkungan dan Bencana Ekologis Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jusnaini-Hasni-M-Ed-adalah-Dosen-Universitas-Teuku-Umar-UTU.jpg)