Gegara Walinya Tak Pilih Paslon 02, 3 Murid TK Ini Dipaksa Keluar dari Sekolah: Harus

Tiga murid TK Darul Fiqri di Dukuh Cikalan tersebut dikeluarkan dari sekolah lantaran wali muridnya beda pilihan politik dengan pemilik sekolah

Editor: Amirullah
KOLASE/TRIBUN MEDAN
NASIB Pilu 3 Murid TK di Jateng Dipaksa Keluar dari Sekolah karena Walinya Tak Pilih Paslon 02:Harus 

Dia mengatakan, orang tua dua siswa yang keluar dari TK tersebut diketahui bergabung dalam partai pengusung dari kubu Paslon 1 atau lawan politik Harno.

"Awalnya satu orang dan paginya tiga wali murid itu keluar. Yang keluar itu, dari partai pengusung sebelah, ini dikapitalisasi terus dimasukin ke medsos akhirnya digoreng semacam ini," tuturnya.

Aang mengakui, belum melakukan mediasi dengan tiga wali murid yang bersangkutan.

Rencananya mediasi akan dilakukan pada Senin (25/11/2024).

"Mereka bertiga warga Desa Sidorejo, mereka tetangga desa. Kami sudah identifikasi itu dari partai pengusung rivalnya pak Harno, mediasi antar desa saja."

"Saya sudah komunikasi dengan kepala desanya, itu ternyata keluar sendiri," ujarnya.

Pilkada Rembang diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yaitu pasangan nomor urut 1, Vivit Dinarini Atnasari dan Zaimul Umam Nursalim (Gus Umam) dan paslon nomor urut 2 Harno-Gus Hanies.
 
Vivit-Gus Umam diusung oleh 10 partai politik: Nasdem, PPP, PDI-P, PKB, Partai Umat, Garuda, PKN, Perindo, Partai Buruh serta PKS.

Vivit adalah anak dari Atna Tukiman, Ketua Dewan Pembina DPD Nasdem Rembang. 

Sedangkan Gus Umam merupakan Ketua DPC PPP Rembang, adik dari ulama kondang Kiai Haji Bahauddin Nursalim atau Gus Baha

Harno-Gus Hanies didukung tujuh partai yaitu Gerindra, Golkar, Hanura, Demokrat, PAN, dan dua partai nonparlemen yaitu Gelora dan PSI.

(*/tribun-medan.com/TRIBUN BANYUMAS)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul NASIB Pilu 3 Murid TK di Jateng Dipaksa Keluar dari Sekolah karena Walinya Tak Pilih Paslon 02:Harus

Baca juga: Jelang Pencoblosan, Isu Jual Beli Suara Mencuat di Langsa, 1 Suara Dihargai Rp100 Ribu-Rp250 Ribu 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved