Jurnalisme Warga
Kisah "Pendekar Ali" Meraih Prestasi di Jambore GTK Hebat
Lomba ini menjadi wadah bagi saya untuk berbagi praktik baik (best practice) dan inovasi yang telah saya lakukan di sekolah yang saya pimpin.
FERI IRAWAN, S.Si., M.Pd., Kepala SMK Negeri 1 Jeunieb, Kabupaten Bireuen, melaporkan dari Jakarta
Pada 27-29 November 2024 saya mengikuti Lomba Inovatif dan Dedikatif Jambore GTK Hebat 2024 yang diselenggarakan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hebat ini adalah bentuk penghargaan Direktorat KSPSTK kepada guru dan tenaga kependidikan atas upaya mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah masing-masing.
Lomba ini menjadi wadah bagi saya untuk berbagi praktik baik (best practice) dan inovasi yang telah saya lakukan di sekolah yang saya pimpin.
Lomba ini juga menjadi momentum bagi saya untuk mengembangkan profesionalisme dan memperkuat jejaring. Melalui kegiatan seperti ini saya bisa saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi pendidikan yang bermanfaat bagi GTK lainnya.
Saya sendiri ikut dalam kategori GTK Inovatif Kepala SMK. Bagi saya, ajang ini tidak semata-mata sebagai kompetisi, melainkan sebagai sarana berbagi praktik pendidikan terbaik.
Lebih lanjut, bagi saya, acara ini mampu memotivasi diri sendiri agar terus meningkatkan kompetensi dan dedikasi dalam memimpin sekolah menjadi prestasi.
Tahapannya dimulai sejak 7 September 2024, diawali dengan pendaftaran hingga berujung pada acara puncak berupa Gelar Wicara pada 5-8 November 2024 di Hermes Palace Hotel Banda Aceh oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Aceh.
Penilaiannya, mulai dari tahap pendaftaran sudah harus melengkapi surat tugas dari atasan, pernyataan keaslian naskah, video, naskah, wawancara informan, gelar wicara hingga link pendukung sosial media yang saya miliki. Mulai dari Facebook, TikTok, Instagram, Twiter, hingga YouTube.
Saya bersyukur sekali karena di hadapan dua juri bisa meyakinkan mereka dengan bukti-bukti pendukung yang sudah saya persiapkan sebelumnya.
Alhasil, strategi Pendekar Ali (Penguatan Budaya Literasi, Karakter, dan Ada Lomba Ikut) berbuah manis, menjadi yang terbaik sebagai Kepala SMK Inovatif Nasional 2024.
Saya sangat bersyukur bisa meraih prestasi yang membanggakan sekolah dan mengharumkan nama Kabupaten Bireuen dan Provinsi Aceh ini. Semoga bisa memotivasi warga sekolah untuk selalu berkarya serta tetap rendah hati.
Prestasi tak mesti juara
Prestasi tidaklah selalu harus mendapatkan juara ataupun peringkat tertentu. Prestasi adalah hasil dari proses usaha yang dikerjakan. Bila hal yang dilakukan dengan niat dan proses yang baik, tentulah hasil yang diperoleh juga baik. Inilah prestasi yang sebenarnya.
Salah satu hal yang bisa memengaruhi kemandirian dalam meraih prestasi adalah budaya literasi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.