Pilkada Aceh Timur 2024
Banyak Golput di Aceh Timur, Sosiolog Unimal Soroti Pentingnya Pendidikan Politik
Menurutnya, rendahnya partisipasi pemilih mencerminkan minimnya pemahaman tentang pentingnya peran suara dalam demokrasi.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Penghargaan bagi pemilih, memberikan penghargaan berupa suvenir atau bentuk apresiasi lainnya dapat menjadi motivasi tambahan bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka.
Publikasi pengalaman pemilih melalui media dapat menjadi inspirasi sekaligus membangun kebanggaan atas partisipasi dalam pemilu.
Prof Saifuddin menegaskan, pendidikan politik tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan.
"Dengan pemahaman politik yang baik, masyarakat dapat lebih memahami betapa pentingnya suara mereka untuk masa depan daerah," tutupnya.
Tingginya Harapan pada Pilkada Mendatang
Fenomena golput yang cukup signifikan ini menjadi tantangan besar bagi semua pihak yang terlibat.
Pendidikan politik yang merata diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam menentukan pemimpin daerah mereka.
Sosialisasi yang terencana dan inovatif sesuai dengan perkembangan zaman menjadi kunci untuk menciptakan Pilkada mendatang yang lebih inklusif dan partisipatif. (*)
Baca juga: 100.699 Masyarakat Aceh Timur Golput pada Pilkada 2024
BalasTeruskan
Tambahkan reaksi
INSYAALLAH Alfarlaky-Zainal Dilantik Rabu |
![]() |
---|
KIP Tetapkan Iskandar-T Zainal Abidin Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Aceh Timur |
![]() |
---|
Al-Farlaky Menangkan Gugatan Pilkada Aceh Timur |
![]() |
---|
Ketua AZAN Respons Putusan MK, Optimis Takkan Ada PSU Pilkada Aceh Timur, Al-Farlaky Tetap Menang |
![]() |
---|
Sulaiman Tole Desak PSU 58 TPS, Sidang Sengketa Pilkada Aceh Timur di MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.