Sabtu, 16 Mei 2026

Opini

Sabang Menanti Sentuhan Baru Pemimpin Aceh

Dari proses tersebut Aceh telah melahirkan pemimpin baru. Tentu saja masyarakat berharap banyak adanya perubahan terhadap pembangunan dan kesejahtera

Tayang:
Editor: mufti
IST
Iskandar Syahputera, Peneliti Sosial, Politik, Ekonomi, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) 

Penamaan

Pepatah sering mengatakan, “apalah arti sebuah nama”, namun dalam konteks ini hal ini menjadi penting. Dalam dunia Pelabuhan internasional sering didengar istilah-istilah seperti ; Otoritas Pelabuhan (Port Authority), Pelabuhan Bebas (Free Port), Zona Perdagangan Bebas (Free Trade Zone). Lihat bagaimana Zona Perdagangan Bebas Batam dikenal dengan “Otorita Batam” begitu juga hendaknya dengan istilah Pengelola Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang dikelola oleh “Otorita Sabang” atau “Sabang Free Trade and Port Zone Authority”, sehingga dapat dikenal luas oleh masyarakat internasional dan memudahkan dalam mesin pencarian “Google”.

Maka kembali timbul pertanyaan, haruskan UU No 37 tahun 2000 tentang pengelolaan kawasan Sabang direvisi? Jawabannya; kenapa tidak? Jika hal ini memang dibutuhkan untuk kita kembali melihat kejayaan Sabang pada abad ke-18 dan 19 maka tidak ada salahnya!

Akhirnya tekad kuat dan komitmen pemerintah serta kemauan kuat dari para pengambil kebijakan (stakehoders) seperti legislatif dan eksekutif yang dibutuhkan guna kembali mewujudkan salah satu impian rakyat Aceh; menjadikan kawasan Sabang dan pelabuhan bebasnya kembali berjaya. Kita doakan semoga!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved