Berita Aceh Utara
Ancaman Pangan di Aceh Utara belum Teratasi, Pemerintah Diminta Serius Benahi Akar Persoalan
“Kami mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera bertindak memberikan solusi nyata," tegas Zulfikar.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Aceh Utara menghadapi ancaman serius terhadap ketahanan pangan akibat berbagai masalah yang belum tertangani dengan baik dalam beberapa tahun terakhir ini.
Di antaranya persoalan kerusakan Bendung Irigasi Krueng Pase yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir tanpa perbaikan.
Kemudian, persoalan banjir yang sering menyebabkan terjadinya gagal panen.
Selain itu, persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi yang sering terjadi pada musim tanam.
Ketua Gerakan Pemuda Berusahatani (Gepeubut) Aceh, Zulfikar Mulieng, SP, MSi dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Minggu (15/12/2024), menyoroti kompleksitas permasalahan yang dihadapi oleh sektor pertanian di Aceh Utara.
Menurutnya, kerusakan Bendung Irigasi Krueng Pase, ancaman banjir, kelangkaan pupuk bersubsidi, dan fluktuasi harga, menunjukkan kurangnya perhatian serius dari pemerintah.
Irigasi yang rusak, banjir yang rutin terjadi, kelangkaan pupuk bersubsidi, hingga harga hasil panen yang tidak stabil, urainya, adalah cerminan minimnya langkah strategis untuk mendukung sektor pertanian di Aceh Utara.
“Kami mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera bertindak memberikan solusi nyata," tegas Zulfikar.
Ia juga mengkritik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang dinilai kurang serius dalam mencari solusi bagi para petani.
Zulfikar menyoroti bahwa kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) seharusnya menjadi momen penting untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan.
Namun, hal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.
"Seharusnya pemerintah daerah melaporkan secara utuh masalah yang dihadapi petani, termasuk kerusakan Bendung Irigasi Krueng Pase,” papar dia.
“Sayangnya, hal itu tidak dilakukan, menunjukkan kurangnya perhatian terhadap nasib petani," ujarnya.
Gepeubut bersama para petani berharap kunjungan Mentan kali ini menjadi titik balik dalam upaya menyelesaikan masalah yang menumpuk.
ketahanan pangan
ancaman ketahanan pangan
Gagal Panen
petani
Aceh Utara
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Puluhan Warga di Aceh Utara Masih Mengungsi Akibat Sumur Keluarkan Gas, Api |
|
|---|
| Dua Penyelundup Solar Subsidi di Aceh Utara Dihukum 28 Bulan Penjara dan Denda, 3 Pelaku Masih Buron |
|
|---|
| Larang Warga Dekati Sumur Bor Keluarkan Api dan Gas, Aparat Desa di Aceh Utara Pasang Spanduk |
|
|---|
| Mahzar Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PPNI Aceh Utara, Begini Proses Musdanya |
|
|---|
| Kapolsek Bayu Iptu Hendra jadi Khatib Jumat, Kapolres Bersama KPA Santuni Yatim di Masjid Nurul Iman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ZulfikarMulieng.jpg)