Kamis, 7 Mei 2026

Citizen Reporter

Melihat Perkembangan Dayah di Maroko

Hal itu karena kesesuaian eksistensi antara dayah dan ta’lim ‘atiq, baik secara fungsi, model pembelajaran, kurikulum, sejarah, hingga tujuannya.

Tayang:
Editor: mufti
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr. TEUKU ZULKHAIRI,  Mudir Ma’had Aly Babussalam Al-Hanafiyyah Matangkuli dan Wakil Ketua Majelis Akreditasi Dayah Aceh,  melaporkan dari Rabat, Maroko 

Dr. TEUKU ZULKHAIRI,  Mudir Ma’had Aly Babussalam Al-Hanafiyyah Matangkuli dan Wakil Ketua Majelis Akreditasi Dayah Aceh,  melaporkan dari Rabat, Maroko

Bersama 30 mudir (pemimpin) dan wakil ma’had aly (lembaga pendidikan tinggi) se-Indonesia, kami berkesempatan mempelajari lembaga pendidikan Islam tradisional di Maroko yang disebut dengan “madrasah ta’lim ‘atiq” atau disingkat “ta’lim ‘atiq”.

Setelah mendengar penjelasan panjang lebar dari pimpinan ta’lim ‘atiq ini, saya menyebut bahwa ta’lim ‘atiq ini adalah dayah atau pesantrennya umat Islam di Maroko.

Hal itu karena kesesuaian eksistensi antara dayah dan ta’lim ‘atiq, baik secara fungsi, model pembelajaran, kurikulum, sejarah, hingga tujuannya.

Kedatangan para mudir dan wakil mudir ma’had aly se-Indonesia ke Maroko ini merupakan kerja sama Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan Institut Darul Hadis Al-Hasaniyyah Universitas Al-Qarawiyyin di Maroko yang merupakan institusi pendidikan Islam tertua di dunia.

Seluruh mudir dan wakil ma’had aly yang menjadi peserta lulus mengikuti program ini berdasarkan seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Kemenag RI. Seleksinya meliputi penulisan esai, baca kitab, hingga wawancara dalam bahasa Arab.

Saya sangat bersyukur bisa mengikuti program ini yang diselenggarakan selama sebulan dan berpusat di Institut Darul Hadis Al-Hasaniyyah Universitas Al-Qarawiyyin di Rabat, ibu kota Maroko.

Saya bersyukur karena informasi dan wawasan yang saya peroleh dari program ini sangat penting dalam rangka membantu memperkuat eksistensi Ma’had Aly Babussalam khususnya serta membantu memperkuat eksistensi dayah di Aceh pada umumnya dalam status saya sebagai Wakil Ketua Majelis Akreditasi Dayah Aceh (MADA).

Saya sendiri oleh para guru saya di Dayah Babussalam Al-Hanafiyyah Matangkuli Aceh Utara diamanahkan menjadi Mudir Ma’had Aly Babussalam sampai lembaga ini dapat dikelola secara meyakinkan oleh para guru Dayah Babussalam lainnya.

Kami menerima ulasan panjang lebar dari setidaknya tiga pimpinan ta’lim ‘atiq di Negeri Magribi ini.

Kami juga mengunjungi Universitas Al-Qarawiyyin Pusat di Fez dan melihat bagaimana universitas Islam tertua di dunia itu menjaga dan merawat naskah klasik, serta menjadikan Masjid Al-Qarawiyyin sebagai pusat studinya.

Universitas ini yang telah melahirkan banyak ulama legendaris, seperti Ibnu Khaldun, Al-Sharif Al-Tilmisani, Lisan Al-Din Ibnu Al-Khatib, Ibnu Al-Qadi, dan lainnya.

Di situs resminya, universitas ini mendeklarasikan dirinya sebagai benteng yang menjaga dan menyebarkan paham mazhab Maliki, tasawuf Sunni, dan akidah Asy’ariyah.

Nah, berdasarkan banyak penjelasan yang kami simak, Universitas Al-Qarawiyyin telah memberikan kontribusi besar dalam pengembangan sistem pendidikan Islam, termasuk pengaruhnya terhadap berdirinya madrasah-madrasah lain di Maroko. Salah satunya adalah madrasah ta'lim 'atiq, lembaga pendidikan yang fokus pada pengajaran agama dan studi klasik yang dalam hal ini kita sebut sebagai “dayahnya Maroko”.

Jadi, ketika kita berbicara tentang madrasah ta'lim 'atiq di Maroko, maka ia sudah pasti memiliki hubungan yang erat dengan Universitas Al-Qarawiyyin, baik dari segi tradisi intelektual maupun sistem pengajaran. Sebab, ta’lim ‘atiq yang secara bahasa berarti "pengajaran tradisional" ini mengambil banyak inspirasi dari metode pengajaran di Al-Qarawiyyin, seperti pembelajaran berbasis halakah dan fokus pada kajian kitab turats. Hal ini sama persis dengan apa yang kita lihat pada pesantren di Nusantara atau dayah dalam konteks Aceh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved