Kupi Bengoh
Ahlussunnah dan Realitas Akidah
Begitu pentingnya perkara akidah, hingga semua ulama sepakat wajib hukumnya mengenal Allah baik Dzat, Sifat, maupun Af'al-Nya. Imam Sanusi dalam Al-Aq
Perkara agama, terlebih soal akidah memang tidak boleh dianggap sepele, apalagi meyakininya tidak berdampak pada kehidupan sehari-hari. Prinsip ini jelas keliru. Akidah harus jelas sumber perolehan, baik ilmu ataupun guru. Tidak bisa sembarangan. Keyakinan seorang muslim juga tidak boleh berada antara yakin dan ragu. Makanya, Konsep akidah tidak disusun berdasarkan ilmu kotemporer yang mengandalkan rasio murni. Tetapi, konsep akidah dibangun berdasarkan riwayat yang sahih, dan dalil yang pasti (qath'i dilalah). Seperti yang disebutkan di salah satu nazam dalam Jauharat at-Tauhid, Syeikh Ibrahim Al-Laqani mengatakan "Setiap orang yang ikut-ikutan dalam perkara tauhid (akidah), maka imannya tidak sunyi dari keraguan."
Jika ditelusuri dalam sebagian besar kitab akidah Ahlussunnah, bahwa klasifikasi yang dirumuskan oleh Imam Asy'ari dan ulama merujuk pada Al-Quran. Setiap sifat 20 itu memiliki dalil naqli, baik Al-Quran maupun Hadis Nabi. Posisi ulama hanya menjelaskan secara riwayat, menyusunnya dengan argumentasi 'aqliyah (logika) untuk menjadi pedoman bagi muslim, agar tidak tergelincir pada kesalahan akidah.
Karena perihal akidah dalam Islam adalah fardhu 'ain alias wajib bagi individu mempelajarinya. Maka, disini perlu kehati-hatian dalam memilih jalan atau mazhab. Agar tidak masuk dalam golongan yang disebutkan Nabi,"...sesungguhnya umat ini akan berpecah belah menjadi 73 golongan, yang 72 akan masuk neraka dan yang satu golongan akan masuk surga, yaitu “al-Jama’ah."(HR. Abu Dawud). Al-Jama'ah yang dimaksudkan di sini yaitu golongan Ahlussunnah wal Jama'ah, yang juga dianut oleh mayoritas masyarakat Aceh dan nusantara.
Oleh karena itu, berpegang teguh pada akidah yang benar, berkosekuensi mencapai keselamatan jalan di akhirat. Pun, sebaliknya.
*) Penulis adalah Pengkaji Filsafat dan Wacana Peradaban pada Islamic Institute of Aceh. Email; rzsyech@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Syah-Reza.jpg)