Berita Pidie Jaya

Kepala PJN Aceh Bersama Polres Pidie Jaya Tinjau Ruas Jalan Banda Aceh-Medan yang Longsor

Satuan Lalu lintas saat ini telah memasang police line agar pengendara menghindari batasan lokasi longsor badan jalan

|
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Kapolres Pijay, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH (empat kiri) bersama Kepala PJN Aceh, Hery Yogiantoro ST MT (tengah) dan Kepala Dinas PU Pijay, Dr Orizal Safitri ST MT (kanan) melakukan peninjauan secara langsung titik jalan longsor Di Keudee Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pijay, Senin (6/1/2025) petang. 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kepala PJN Aceh, Heri Yugiantoro ST MT bersama Kapolres Pijay, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH serta sejumlah instansi terkait melakukan peninjauan secara langsung ruas titik jalan longsor di Gampong Keudee Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru,  Senin (6/1/2025) petang.

"Ruas sisi badan jalan Banda Aceh-Medan itu longsor pasca diguyur hujan deras serta pengikisan arus sungai Krueng Putu yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir," kata Kapolres Pijay, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH bersama kepala Dinas PU Pijay, Dr Orizal Safitri ST MT kepada Serambinews.com,  Selasa (7/1/2025).

Dijelaskan Kapolres Pijay, bahwa hasil pengamanan longsor badang jalan akses utama Banda Aceh-Medan itu dampak akibat curah hujan yang sangat tinggi selama beberapa pekan terakhir. 

Sehingga  meningkatkan volume air sungai Krueng Putu hingga mengikis tanah di sekitar bantahan sungai serta tebing penahana badan jalan. 

Baca juga: Banjir di Serbajadi Aceh Timur Surut, Warga Kembali ke Rumahnya

Ada sekitar 100 meter dengan kedalaman retakan yang terus bertambah yang kini telah mencapai 80 Cm. 

Menurut Ahmad Faisal Pasaribu bahwa, kondisi ini mesti segera mendapat penanganan secepatnya. 

Hal ini dikhawatirkan bakal merusak potensi ruas jalan akses utama. 

Karenanya pihaknya juga berharap agar warga yang mendirikan bangunan berupa tiga kios pada sisi bahu badan jalan tersebut untuk secepatnya dikosongkan. 

Ya ini demi keselamatan jiwa serta sisa aset yang dapat dipergunakan kembali," ujarnya. 

Disebutkan juga, Satuan Lalu lintas saat ini telah memasang police line agar pengendara menghindari batasan lokasi longsor badan jalan. 

Baca juga: DPRA Harap Pelantikan Gubernur Terpilih 7 Februari 2025

Memang, saat dilakukan indentifikasi longsor utama  bahu badan jalan itu tersangkutnya rumpun bambu.

Sehingga menyumbat debit aliran sungai hingga memperparah erosi araupun pengisikosan tebing badan jalan. 

Jadi dengan lewat kerjasama sama lintas masing-masing secara bersinergi, maka dengan sigap dapat diatasi problema dimaksud. 

 "Sinergitas semua pihak akan memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas di jalur ini alses utama Jalan BandaAceh-Medan," ungkapnya.  (*)

Baca juga: Gagalkan Transaksi Narkoba, Polres Aceh Tamiang Ringkus Satu Tersangka dan Kokain Dua Kilogram

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved