Kesehatan
Gula Pasir dari Bahan yang Sama, Benar Minum Air Tebu Bikin Gula Darah Naik?Ini Kata dr Zaidul Akbar
Ada anggapan di masyarakat bahwa mengonsumsi air tebu dapat memengaruhi kadar gula darah, benarkah demikian?
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Agus Ramadhan
SERAMBINEWS.COM - Benarkah minum air tebu bisa menaikkan kadar gula darah dalam tubuh? Simak penjelasan dr Zaidul Akbar berikut.
Air tebu merupakan minuman manis yang sering dijumpai di banyak tempat.
Ada anggapan di masyarakat bahwa mengonsumsi air tebu dapat memengaruhi kadar gula darah, benarkah demikian?
Dikutip Serambinews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official pada Rabu (22/1/2025), seorang dokter dan juga pendakwah yang kerap menyuarakan pengobatan berbasis bahan herbal itu menjelasan, mengonsumsi air tebu tidak dapat menaikkan kadar gula darah.
"Ada yang tanya lagi di postingan Instagram saya tentang air tebu, katanya bukankah kita mengurangi gula? Saya bilang entar dulu gula mana yang dimaksud," ujar dr Zaidul Akbar.
Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu melanjutkan, meskipun gula pasir sama-sama berasal dari air tebu, namun mengonsumsi air tebu murni tidak sama efeknya ketika anda mengonsumsi gula pasir yang sudah diolah.
Baca juga: Dr Zaidul Akbar Ungkap 5 Cara Alami Menurunkan Kolesterol Jahat dengan Mudah
"Nggak sama nasibnya badan anda ketika tiap hari minum air tebu lima sendok makan dengan nasib ketika anda tiap hari makan lima sendok makan gula pasir, gak sama nasibnya, paham ya," sambungnya.
Dalam hal ini, dr Zaidul Akbar menegaskan, minum air tebu murni lebih baik daripada anda mengonsumsi gula pasir yang sudah melewati proses pengolahan.
Air tebu merupan termasuk minuman yang berasal dari bentuk aslinya tanpa melalui pengolahan seperti gula pasir.
"Sering saya mengatakan kurangi makan gula, maksudnya itu gula pasir karena olahan, tapi ketika masih dalam bentuk aslinya, ini kan asli nih (air tebu) enggak masalah gitu paham ya," pungkasnya.
Baca juga: Cegah Lonjakan Gula Bagi Penderita Diabetes, dr Zaidul Akbar Rekom Minum Cuka Apel Sebelum Makan
Gula Pasir dan Air Tebu Itu Berbeada
Pada kesempatan lainnya, dr Zaidul Akbar mengatakan, gula pasir kristal memang berasal dari air tebu.
Meski sama-sama mengandung gula, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa mengonsumsi air tebu alami lebih dianjurkan daripada gula pasir kristal.
Hal ini karena air tebu mengandung nutrisi dan serat yang bermanfaat bagi tubuh, sementara gula pasir kristal hanya mengandung kalori kosong yang bisa meningkatkan kadar gula darah secara cepat.
Bahkan menurut dr Zaidul Akbar, kandungan dalam air tebu justru mengandung zat yang baik buat diabetes.
Namun ketika air tebu sudah diolah menjadi gula pasir kristal putih, manfaat tersebut hilang sehingga tidak baik untuk kesehatan.
"Ketika air tebu lalu ketika diolah-olah jadilah gula pasir kristal putih, sudah beda cerita, bahkan para ahli-ahli itu sudah lebih sering mengategorikannya racun Poison gula putih," pungkasnya.
Baca juga: dr Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Bekatul dan Makanan Kaya Serat untuk Kesehatan
Ampuh Cegah Lonjakan Gula Darah, dr Zaidul Akbar Anjurkan Lakukan Aktivitas Ini Setelah Makan
Lonjakan gula darah setelah makan menjadi momok yang menakutkan, selain dapat menganggu kinerja insulin, juga dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes.
Salah satu penyebab melonjaknya gula darah adalah mengonsumsi makanan
Beberapa jenis makanan diketahui dapat membuat gula darah naik tanpa disadari adalah makanan yang mengandung tepung dan gula olahan.
Seorang dokter, pendakwah Islam dan praktisi pengobatan berdasarkan sunnah Rasulullah SAW, dr Zaidul Akbar kali ini memberikan saran tentang cara menjaga keseimbangan gula darah.
Salah satu saran yang diberiakn dr Zaidul Akbar untuk mencegah lonjakan gula darah setelah makan adalah dengan melakukan aktivitas ringan, lantas aktifitas apa yang dimaksud?
Dikutip Serambinews.com dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu mengatakan, apabila anda belum bisa meninggalkan makanan yang mengandung gula dan tepung, tidak apa-apa asalkan sebelum mengonsumsinya anda terlebih dahulu mengonsumsi sayur.
"Kalau belum bisa meninggalkan tepung atau gula olahan gak apa-apa. Tapi sebelum anda makan itu, Anda makan sayur dulu," katanya.
Selain sayur, opsi lainnya adalah minum air cuka yang dicampurkan ke dalam air biasa. Dengan cara ini dapat mencegah terjadinya lonjakan gula darah.
"Atau kalau enggak sebelum anda minum itu atau makan itu, Anda ambil air kayak begini masukin air Anda masukkan cuka, cuka apel, cuka nanas atau cuka madu, minum itu akan mencegah terjadinya lonjakan gula," tegasnya.
Terakhir, apabila anda tidak makan sayur atau minum air cuka usai mengonsumsi makanan mengandung gula olahan dan tepung, cara paling mudah lainnya adalah dengan melakukan aktivitas.
dr Zaidul Akbar mengimbau masyarakat agar melakukan aktivitas ringan, seperti berjalan kaki minimal 40 langkah sebagai langkah efektif dalam menjaga kestabilan kadar gula darah.
Menurutnya, aktivitas ini dapat membantu tubuh lebih efisien dalam mengolah glukosa yang masuk setelah makan.
"Kalau enggak ada semua seperti sayur dan air cuka dan anda tetap ingin makan, maka jangan langsung duduk habis makan tapi berjalanlah minimal 40 langkah, itu akan mengurangi lonjakan gula mudah kan mudah nanti dipraktikkan ya," pungkasnya.
(Serambinews.com/Firdha Ustin)
8 Manfaat Minum Air Kayu Manis, Bagus untuk Kesehatan Wanita |
![]() |
---|
Bahan Makanan yang Direkomendasikan untuk Penderita Diabetes, Bantu Menjaga Gula Darah Stabil |
![]() |
---|
6 Menu Diet Sehat Tinggi Protein untuk Pertumbuhan Otot Anak, Penting Selama Masa Tumbuh Kembang |
![]() |
---|
Obesitas Bisa Hambat Kehamilan, dr Boyke Ingatkan Ibu untuk Jaga Berat Badan Ideal |
![]() |
---|
BANYAK YANG KELIRU! dr Zaidul Akbar Beberkan Organ Paling Penting, Ternyata Bukan Otak atau Jantung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.