Selasa, 28 April 2026

Mihrab

Khutbah Jumat – Keistimewaan Membawa Imbalan Jika Taat Kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW

Ustaz Fahmi Sofyan  menjelaskan keutamaan orang yang patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, pertama, disambut Malaikat saat ruh keluar.  

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
FOR SERAMBINEWS.COM
Dosen Tetap UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ustaz Dr Fahmi Sofyan MA 

Khutbah Jumat – Keistimewaan Membawa Imbalan Jika Taat Kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW

SERAMBINEWS.COM - Allah SWT mengingatkan kita tentang istimewanya ketaatan kepada-Nya dan Rasululullah SAW.

Ketaatan ini membawa imbalan, yaitu kebersamaan dengan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah: para nabi, shiddiiqiin, syuhada, dan orang-orang saleh. 

Mereka adalah teman yang terbaik bagi kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Dalam kaitan ini, Allah SWT berfirman: "Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." (QS An-Nisa’: 69).

Dosen Tetap UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ustaz Dr Fahmi Sofyan MA, akan menyampaikan hal itu dalam khutbah Jumat di Masjid Al-Hidayah, Dusun Meusara Agung, Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah (24/1/2025), bertepatan dengan 24 Rajab 1446 Hijriah.

Syekh At-Tantawi dalam tafsirnya menjelaskan, ayat An-Nisa’ ayat 69 turun karena seorang pemuda Ansar merasa sedih saat memikirkan akhirat. 

Ia khawatir tidak bisa lagi bersama Nabi Muhammad SAW karena perbedaan derajat. Allah SWT kemudian menurunkan ayat ini sebagai penegasan, siapa saja yang menaati Allah dan Rasul-Nya akan bersama orang-orang istimewa tersebut di akhirat.

Imam Al-Qurthubi mengaitkan, ayat ini dengan Surah Al-Fatihah ayat 6, yang kita memohon kepada Allah untuk diberikan jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang diberi nikmat oleh-Nya. 

“Ini menegaskan, nikmat tersebut adalah nikmat keimanan dan keteguhan dalam menjalankan syariat,” tegasnya.

Ustaz Fahmi Sofyan selanjutnya menyampaikan, ketaatan kepada Allah berarti menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, disertai dengan keikhlasan dan keridhaan, sedangkan patuh kepada Rasul berarti menjalankan sunnah-sunnahnya. 

Imam Al-Baghawi menyebutkan, ketaatan kepada Allah merupakan ketaatan dalam ibadah wajib, sedangkan ketaatan kepada Rasul adalah menjalankan ibadah sunnah.

Ustaz Fahmi Sofyan  menjelaskan keutamaan orang yang patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, pertama, disambut Malaikat saat ruh keluar.  

Dalam Tafsir Shawi disebutkan, ruh seorang mukmin yang patuh akan disambut para malaikat dengan ucapan keselamatan dan keberkahan. 

Ruh tersebut dibawa ke langit untuk bersujud kepada Allah sebelum dikumpulkan bersama ruh-ruh orang saleh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved