Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Timur

Harimau Sumatera Berkeliaran di Aceh Timur, Warga Peunaron Ketakutan

Ketua Forum Keuchik Peunaron, Samsul Bakhri, mengungkapkan bahwa bekas jejak harimau ditemukan di jalan yang biasa digunakan warga sehari-hari

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Kompas.id/Nikson Sinaga
Foto Ilustrasi - Harimau sumatera berada di kandang yang tidak layak di Kebun Binatang Medan, Sumatera Utara, Senin (8/1/2023). 

 Selain itu, perambahan hutan lindung dan pembukaan lahan yang masif semakin mempersempit habitat alami harimau, memaksa raja hutan keluar dari wilayahnya.

Baca juga: Dianggarkan Rp 3,3 Miliar untuk Beli Mobil Bupati dan Wabup Pidie, TOMPi Nilai Pemborosan Anggaran

Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh telah berupaya memasang box trap di Kecamatan Indra Makmur untuk menangkap harimau dan memindahkannya ke kawasan yang lebih aman.

Namun, setelah empat hari, upaya tersebut belum berhasil, sehingga kandang jebak ditarik kembali ke Banda Aceh.

Untuk mengatasi teror harimau ini, diperlukan langkah komprehensif dari pihak terkait. 

Selain upaya evakuasi, perlu ada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga konservasi untuk melindungi habitat harimau sekaligus memastikan keamanan warga.

Baca juga: Ini Identitas Dua Warga Aceh Ditembak di Perairan Malaysia, Terjadi Kejar-kejaran di Malam Gelap

“Penanganan konflik ini tidak bisa setengah-setengah. Diperlukan edukasi kepada masyarakat, pengawasan terhadap perburuan liar, serta penghentian perambahan hutan agar konflik manusia dan harimau tidak terus berulang,” tegas Samsul.

Hingga kini, warga Aceh Timur masih menanti langkah nyata untuk mengakhiri ketakutan yang mengintai mereka akibat keberadaan raja hutan di sekitar permukiman.

Baca juga: Harga Emas Turun Jelang Akhir Bulan, Cek Harga Emas Hari Ini, Segini Harga Emas Per Gram

 

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved