Kesehatan
Waspadai Penyakit Liver, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya
Penyebab penyakit liver beragam, mulai dari infeksi virus, faktor genetik, hingga gaya hidup yang tidak sehat.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
- Hepatitis E
Hepatitis E biasanya disebabkan karena minuman yang terkontaminasi.
Jenis hepatitis ini umumnya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu tanpa komplikasi yang bertahan lama.
2. Genetika
Dilansir dari Mayo Clinic, gen abnormal yang diwarisi dari salah satu atau kedua orang tua dapat menyebabkan berbagai zat menumpuk di hati, yang mengakibatkan kerusakan hati.
Penyakit hati genetik meliputi:
- Hemokromatosis
- penyakit Wilson
- Defisiensi antitripsin alfa-1.
3. Kelainan sistem kekebalan tubuh
Sistem kekebalan berfunsi melawan bakteri dan virus dalam tubuh.
Akan tetapi, sistem kekebalan tubuh juga juga bisa menyerang satu atau lebih bagian tertentu dalam tubuh (autoimun). termasuk hati.
Contoh penyakit hati autoimun meliputi:
- Autoimmune hepatitis
- Kolangitis bilier primer
- Kolangitis sklerosis primer.
4. Kanker dan pertumbuhan lainnya
Kanker hati pertama kali berkembang di organ hati.
Jika kanker dimulai pada tempat lain dalam tubuh lalu kemudian menyebar ke hati, ini disebut kanker hati sekunder.
Beberapa kanker yang dimulai di bagian hati meliputi:
- Kanker hati
- Kanker saluran empedu
- Adenoma hati.
5. Faktor lainnya
Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab umum penyakit hati meliputi:
- Penyalahgunaan alkohol kronis
- Akumulasi lemak di hati (penyakit hati berlemak nonalkohol)
- Resep atau obat bebas tertentu
- Senyawa herbal tertentu
Cara mencegah penyakit liver
Meskipun tidak semua penyakit atau kerusakan hati dapat dicegah, pilihan gaya hidup dapat membuat perbedaan besar dalam menjaga kesehatan organ ini.
Baca juga: Ketahui, Ini Beda Antara Serangan Jantung dengan Gagal Jantung, Simak Juga Gejala Masing-Masingnya
The American Liver Foundation telah menyusun beberapa daftar langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah penyakit hati.
Langkah-langkah itu antara lain:
- makan makanan bergizi yang mencakup banyak buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian
- meningkatkan aktivitas fisik
- membatasi alkohol
- jangan merokok dan menggunakan narkoba
- mempertahankan berat badan ideal
- hati-hati saat menggunakan produk yang mengandung bahan kimia beracun, seperti pembersih aerosol, semprotan serangga, dan produk pembersih lainnya.
- menggunakan kondom atau metode penghalang lainnya saat berhubungan seks
- Jangan berbagi barang keperluan pribadi seperti sisir, pisau cukur atau alat manikur
- mengunjungi dokter untuk pemeriksaan fisik tahunan, termasuk pemeriksaan darah.
Kapan harus menghubungi dokter?
Buat janji temu dengan dokter jika mengalami tanda atau gejala berkelanjutan.
Segera cari pertolongan medis jika mengalami sakit perut yang sangat parah hingga membuat Anda tidak bisa diam. (Serambinews.com/Yeni Hardika)
| Cek Ini Sebelum Menikah Kata dr Boyke, Bisa Tentukan Kesuburan Pasangan |
|
|---|
| 7 Penyebab Tangan Keriput di Usia Muda, Sering Tak Disadari dan Dianggap Sepele |
|
|---|
| 5 Obat Alami Redakan Pilek dan Hidung Tersumbat, Bisa Dicoba di Rumah |
|
|---|
| Rambut Mudah Rontok? 5 Kacang dan Biji-bijian Ini Bisa Bantu Perkuat dari Dalam |
|
|---|
| 5 Gejala Serangan Jantung pada Wanita yang Sering Diabaikan, Tak Selalu Nyeri Dada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-hati-atau-liver.jpg)