Berita Jakarta

Dosen ASN dari Daerah Mulai Berdatangan ke Jakarta, Gelar Demo Tuntut Tukin di Istana Senin Lusa

“Kami tidak meminta belas kasihan, kami menuntut hak kami yang telah tertunda selama 5 tahun,” tegas Anggun dengan penuh keyakinan.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Foto Dok ADAKSI
DEMO DOSEN ASN - Koordinator Aksi Tuntut Tukin ADAKSI, Anggun Gunawan mengantarkan surat pemberitahuan aksi damai ke Sekretariat Kabinet RI pada Kamis (30/1/2025). 

“Kami membatasi jumlah peserta yang berangkat demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” beber dia. 

“Tapi di balik jumlah yang terlihat kecil, ada ribuan suara dosen di seluruh negeri yang mendukung dan turut berjuang bersama kami,” tambahnya.

Dosen-dosen yang bergabung dalam ADAKSI menegaskan, bahwa mereka tidak akan mundur meskipun ada berbagai upaya provokasi dan tekanan untuk menggagalkan aksi ini.

“Kami tidak takut! Kami hanya menuntut hak kami yang tak kunjung dibayarkan selama 5 tahun. Menolak aksi ini berarti melanggar konstitusi,” ujar Anggun menanggapi berbagai tekanan yang muncul.

Perjuangan ini, menurutnya, bukan hanya soal Tukin semata, tetapi tentang martabat dan penghargaan terhadap dunia akademik di Indonesia. 

“Tanpa dosen, negeri ini tak akan maju. Kami adalah pilar pendidikan dan riset yang mendukung kemajuan bangsa,” tegasnya.

Aksi yang akan berpusat di Istana Negara pada 3 Februari mendatang, diharapkan menjadi titik balik bagi para dosen ASN di seluruh Indonesia. 

Tukin for All bukan sekadar slogan, tetapi adalah seruan keadilan untuk memastikan bahwa semua dosen ASN, dari Sabang sampai Merauke, mendapatkan hak yang sama—tanpa diskriminasi.

“Ini bukan sekadar soal uang. Ini adalah soal hak, tentang mengakui peran kami sebagai tenaga pendidik yang telah lama berjuang untuk kemajuan pendidikan di Indonesia,” tutup Anggun.

Dengan tekad yang kuat dan solidaritas yang tak tergoyahkan, ADAKSI berjanji akan terus berjuang sampai tuntutan mereka dipenuhi. 

Tuntutan ini adalah seruan untuk keadilan—bukan belas kasihan. 

Perjuangan ini akan terus berlanjut hingga Tukin dibayar dan hak-hak dosen ASN dipenuhi, sesuai dengan ketentuan yang ada.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved