Berita Aceh Singkil
Bertaruh Nyawa di Sarang Buaya
Akan tetapi dorongan kebutuhan ekonomi, membuatnya nekat bertaruh nyawa demi mencari nafkah di sarang buaya.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Akan tetapi dorongan kebutuhan ekonomi, membuatnya nekat bertaruh nyawa demi mencari nafkah di sarang buaya.
Penulis Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga Aceh Singkil, yang tinggal di daerah aliran sungai dan muara hidup berdampingan dengan buaya.
Dimana ada sungai dan muara di situ terdapat buaya.
Buaya bukan hanya, mendiami sungai besar.
Aliran anak sungai juga sudah jadi rumah buaya.
Bedanya hanya ukuran saja.
Jika di sungai dan muara, merupakan habitat buaya besar.
Maka, anak sungai tempat buaya berukuran mini membesarkan diri.
Tak mengherankan, untuk melihat buaya cukup dengan menelusuri anak sungai di belakang permukiman penduduk.
Kondisi itu menunjukan populasi buaya sudah sangat tinggi di Kabupaten Aceh Singkil.
Berdasarkan catatan, setidaknya ada empat kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, yang jadi habitat buaya.
Masing-masing Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Kuala Baru dan Pulau Banyak Barat.
Baca juga: Tim BKSDA Pasang Perangkap Harimau di Perkebunan PTPN III Aceh Timur
Di empat kecamatan itu, buaya mudah saja ditemui.
Bahkan kerap berkonflik dengan manusia.
| Presiden Mahasiswa Desak Dana Jadup Korban Banjir Aceh Singkil Segera Disalurkan |
|
|---|
| Harga Sawit Naik di Seluruh Wilayah Aceh Singkil, Pupuk Masih Melambung |
|
|---|
| Tokoh Singkil Ingin Dapil Baru DPRA Karena Caleg Singkil Tak Pernah Lolos Pemilu |
|
|---|
| Perjuangkan Pembentukan Dapil Aceh Singkil & Subulussalam, Pekan Ini Puluhan Tokoh Datangi KIP |
|
|---|
| Harga Minyakita di Aceh Singkil Rp 22 Ribu Per Liter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Proses-pencarian-Sawiyah-warga-Rantau-Gedang-Kecamatan-Singkil-Kabupaten-Aceh-Singkil.jpg)