Berita Aceh Singkil
Bertaruh Nyawa di Sarang Buaya
Akan tetapi dorongan kebutuhan ekonomi, membuatnya nekat bertaruh nyawa demi mencari nafkah di sarang buaya.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Konflik manusia versus buaya terjadi di Kecamatan Singkil, Kuala Baru dan Pulau Banyak Barat.
Sementara di Kecamatan Singkil Utara, sejauh ini buaya hanya terlihat di dekat rumah penduduk Ketapang Indah.
Sesekali terlihat di danau Anak Laut.
Nahasnya, sungai dan muara merupakan tempat bagi warga menggantungkan hidup mencari nafkah.
Mulai dari menangkap ikan, siput, lokan (kerang sungai) hingga pucuk nipah.
Warga menyadari, jika sungai dan muara merupakan habitat buaya.
Akan tetapi dorongan kebutuhan ekonomi, membuatnya nekat bertaruh nyawa demi mencari nafkah di sarang buaya.
"Dorong kebutuhan ekonomi membuat warga tetap ke sungai, walau tahu ada buaya," kata Pukak Dragon warga Rantau Gedang, yang berada di daerah aliran sungai.
Baca juga: Pemkab Aceh Timur Gelar Pertemuan dengan BKSDA Aceh Bahas Konflik Satwa Liar
Konflik manusia versus manusia di Kabupaten Aceh Singkil, merupakan kejadian berulang.
Di daerah aliran sungai saja, sudah dua kali terjadi dalam rentang waktu 12 hari.
Pertama, buaya menerkam Kaetek perempuan berusia 59 tahun asal Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil pada 27 Januari 2025.
Korban selamat, setelah mendapat perawatan di Puskesmas Singkil, akibat menderita luka bekas gigitan buaya di bagian lengan.
Terbaru konflik manusia vs buaya terjadi, Sabtu (8/2/2025).
Kali in,i korbannya bernama Sawiyah (63) perempuan asal Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil.
Korban masih dinyatakan hilang, setelah sempat muncul ke permukaan sungai dengan bagian tubuh digigit buaya.
| Presiden Mahasiswa Desak Dana Jadup Korban Banjir Aceh Singkil Segera Disalurkan |
|
|---|
| Harga Sawit Naik di Seluruh Wilayah Aceh Singkil, Pupuk Masih Melambung |
|
|---|
| Tokoh Singkil Ingin Dapil Baru DPRA Karena Caleg Singkil Tak Pernah Lolos Pemilu |
|
|---|
| Perjuangkan Pembentukan Dapil Aceh Singkil & Subulussalam, Pekan Ini Puluhan Tokoh Datangi KIP |
|
|---|
| Harga Minyakita di Aceh Singkil Rp 22 Ribu Per Liter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Proses-pencarian-Sawiyah-warga-Rantau-Gedang-Kecamatan-Singkil-Kabupaten-Aceh-Singkil.jpg)