Rabu, 27 Mei 2026

Prabowo 3 Kali Ucapkan Bismillah Saat Teken UU BUMN dan PP Tata Kelola Danantara

Prabowo juga menandatangani Keppres No. 30 Tahun 2025 tentang pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Danantara.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
BPMI Setpres
PRABOWO - Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Keppres Pengangkatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana dari Badan Pengelola (BP) Investasi Danantara yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2/2025). 

Menurut Prabowo, pembentukan Danantara ini menandai era baru bagi BUMN, yang bukan saja entitas bisnis, tapi sebagai aset nasional yang akan menjadi agen pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan BUMN harus beroperasi dengan standar yang tinggi, governance terbaik dan mengedepankan inovasi, gagasan besar, kemajuan teknologi, sekaligus menjaga disiplin, kehati-hatian serta komitmen tata kelola yang baik dan bertanggung jawab.

 
“Saya yakin dan percaya Indonesia akan terus melangkah maju lebih kuat dan lebih bersatu dari sebelumnya. Dengan keyakinan ini mari kita bergerak bersama, bersatu dalam tujuan teguh dalam tekad, dan yakin bahwa pencapaian terbesar Indonesia masih ada di depan mata,” tuturnya. 

“Percayalah Indonesia akan capai cita-citanya. Kita akan menjadi negara maju, makmur, terhormat,” ujarnya. 

Baca juga: Apa Itu BPI Danantara yang Resmi Diluncurkan Prabowo? Targetkan Aset yang Dikelola 14.000 Triliun

Presiden Prabowo Yakin Danantara Jadi SWF Terbesar di Dunia, Asetnya 14.000 Triliun

Presiden Prabowo Subianto meyakini bahwa badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia bakal menjadi salah satu dana kekayaan terbesar di dunia.

Sebab, pemerintah menargetkan total aset yang akan dikelola mencapai lebih dari 900 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14.000 triliun.

Pada tahap awal, investasi awal Danantara mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 326 triliun.

 
Dana ini bersumber dari efisiensi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

 "Seluruh rakyat Indonesia patut berbangga karena dengan total aset lebih dari 900 miliar dollar Amerika, Danantara Indonesia akan menjadi salah satu dana kekayaan atau Sovereign Wealth Fund (SWF) negara terbesar di dunia," kata Prabowo dalam peluncuran, Senin (24/2/2025).

Menurut Prabowo, Danantara adalah solusi strategis dan efisien dalam mengoptimalkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pemerintah, menurut Kepala Negara, tidak hanya menginvestasikan deviden BUMN ke industri-industri yang mendorong pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga akan mentransformasi BUMN menjadi pemimpin kelas dunia di sektor masing-masing.

"Perusahaan yang kompetitif, profesional, dan terintegrasi dalam ekonomi global, kita ingin melihat lebih banyak BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500. Membuktikan bahwa Indonesia bukan sekedar pengikut, tapi Indonesia juga dapat menjadi pelopor dan pemimpin dalam perekonomian dunia," ujar Prabowo.

 
Mantan Menteri Pertahanan ini menyebutkan, gelombang investasi pertama bakal diinvestasikan untuk sekitar 20 proyek strategis.

Proyek ini fokus pada hilirisasi nikel, bauksit, tembaga, pembangunan pusat data, kecerdasan buatan, kilang minyak, pabrik petrokimia, produksi pangan dan protein, akuakultur, serta energi terbarukan. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved