RAMADHAN MUBARAK
Saatnya Berbagi dan Peduli Sesama
Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merenungkan makna hidup, memperbaiki diri, serta memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT dan sesama
Oleh M Hendra Supardi, Plt Direktur Utama Bank Aceh
Ramadhan, bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim di dunia, kembali hadir di tengah-tengah kita. Bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, dan rahmat ini adalah momentum yang sangat istimewa bagi kita untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, serta mengasah kepedulian terhadap sesama.
Lebih dari sekadar menahan diri dari makan dan minum, Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merenungkan makna hidup, memperbaiki diri, serta memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT dan sesama manusia. Salah satu aspek penting dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan adalah berbagi dan peduli terhadap sesama. Islam sangat menekankan pentingnya solidaritas sosial, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam (mengerjakan) dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya." (QS. Al-Maidah: 2)
Ayat ini dengan jelas menyerukan kepada umat Muslim untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan, termasuk dalam hal berbagi rezeki dan membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan.
Rasulullah SAW, sebagai suri teladan bagi seluruh umat Muslim, juga memberikan contoh yang sangat baik dalam hal berbagi dan peduli sesama. Beliau adalah sosok yang sangat dermawan dan selalu mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan dirinya sendiri.
Dalam sebuah hadis, beliau bersabda: "Orang yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain." (HR. Thabrani). Hadis ini mengajarkan kepada kita bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang senantiasa memberikan manfaat bagi orang lain.
Karena itu, Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk merefleksikan diri dan melihat sekeliling. Masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam kekurangan, bahkan ada yang harus berjuang untuk sekadar mendapatkan makanan sehari-hari. Inilah saatnya kita menunjukkan kepedulian dan ulurkan tangan untuk membantu sesama.
Berbagi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Kita bisa berbagi ilmu, pengalaman, atau sekadar memberikan dukungan moral kepada mereka yang sedang mengalami kesulitan. Senyum, sapaan, dan doa yang tulus juga bisa menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi sesama.
Selain itu, Ramadhan juga merupakan momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi. Jalinan persaudaraan yang kuat akan menciptakan masyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Mari manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk saling mengunjungi, bermaaf-maafan, dan memperkuat ikatan persaudaraan.
Sebagai umat Muslim, kita harus menyadari bahwa segala yang kita miliki adalah titipan dari Allah SWT. Rezeki yang kita peroleh seharusnya tidak hanya kita nikmati sendiri, tetapi juga harus kita bagikan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu meringankan beban saudara-saudara kita, tetapi juga membersihkan harta kita dan menjadikannya lebih berkah.
Mari jadikan Ramadhan ini sebagai bulan transformasi diri. Tingkatkan kualitas ibadah kita, perbanyak sedekah, serta perkuat rasa kepedulian terhadap sesama. Dengan begitu, Ramadhan tidak hanya menjadi bulan yang penuh berkah bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hendra-Supardi-Plt-Dirut-BAS.jpg)