Berita Pidie

Harga Emping Melinjo di Pidie Melambung Tinggi, Per Kilogram Capai Rp 120.000

“Kualitas emping melinjo jenis Lose dibandrol Rp 120.000/kg. Padahal, sebelum Ramadhan berkisar antara Rp 80.000/kg, hingga Rp 90.000/kg," sebutnya.

|
Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia/Idris Ismail
HARGA EMPING MELINJO - Dua pedagang emping melinjo di pusat pasar Kota Sigli, Pidie melakukan transaksi dengan salah seorang konsumen, Jumat (14/3/2025). 

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga emping melinjo di pusat pasar Kota Sigli, Pidie dalam tiga pekan terakhir, melambung tinggi hingga mencapai Rp 120.000 per kilogram (kg).

Sebagaimana diakui dua pengrajin emping melinjo asal Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Darmawati (52), dan Nurmala (49), asal Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Jumat (13/3/2025), mengatakan, lonjakan harga emping melinjo kali ini jauh lebih tinggi dari harga sebelumnya pada tiga pekan yang lalu.

“Kualitas emping melinjo jenis Lose dibandrol Rp 120.000/kg. Padahal, sebelum Ramadhan berkisar antara Rp 80.000/kg, hingga Rp 90.000/kg," sebut Darmawati.

Sementara, untuk jenis kualitas premium, harga jual saat ini telah mencapai Rp 110.000/kg, dari harga sebelumnya hanya bertahan di kisaran Rp 70.000/kg hingga Rp 80.000/kg. 

Diakui Darmawati, selama dua pekan, permintaan hasil produksi home industri kalangan emak-emak ini relatif tinggi. 

‘Rata-rata kami memboyong kerupuk mulieng atau emping melinjo ke pusat pasar Kota Sigli, mulai 5 sampai 10 kg, dan syukurlah semua habis diboyong para agen penampung," ujarnya.

Baca juga: Tidur Saat Berpuasa Bukan Ibadah, Tgk Alwy Akbar Minta Umat Tidak Bermalas-malasan

Selain itu juga, diakui Nurmala bahwa, meroketnya harga kerupuk ulieng itu dipicu oleh tingginya bahan baku utama.

Yaitu, biji melinjo yang semakin menipis pasokan pasca hasil panen dari kebun warga menurun secara drastis.

“Kami terpaksa membeli biji melinjo dengan harga per bambu hingga menyentuh angka Rp 80.000/bambu, jadi sangatlah wajar harga emping menjadi melambung tinggi," ungkapnya.

Ditambahkan Nurmala, dari berbagai catatan sepanjang sejarah, harga emping melinjo kali ini adalah paling tinggi atau termahal. 

“Terutama selama 13 hari sejak bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. 

“Kemungkinan besar harga emping melinjo untuk satu pekan ke depan, bakal terus naik untuk dijadikan buah tangan dikirim keluar daerah," ungkapnya.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved