Breaking News

Kajian Islam

Wanita Haid Tetap Bisa Ibadah, Ini Amalan Raih Malam Lailatul Qadar, Buya Yahya: Jangan Tidur!

Wanita haid tetap bisa mendapatkan lailatul qadar dengan menghidupkan malam-malam terakhir di bulan dengan melaksankan amalan tertentu.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Pendakwah asal Cirebon, Buya Yahya mengatakan, meskipun wanita dalam keadaan haid, bukan berarti ia tidak berpeluang untuk meraih pahala. 

SERAMBINEWS.COM - Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh berkah dan keutamaan, malam ini menjadi kesempatan emas bagi setiap umat Muslim untuk meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.

Meskipun seorang wanita sedang dalam kondisi haid, ia tetap bisa beribadah dan memperbanyak amalan di malam lailatul qadar yang istimewa ini.

Seperti yang disampaikan oleh Buya Yahya, ulama ternama yang mengingatkan umat untuk tidak melewatkan kesempatan dengan tidur bagi wanita haid melainkan memperbanyak dzikir dan doa.

Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, pendakwah asal Cirebon, Buya Yahya mengatakan, meskipun wanita dalam keadaan haid, bukan berarti ia tidak berpeluang untuk meraih pahala.

Wanita haid tetap bisa mendapatkan lailatul qadar dengan menghidupkan malam-malam terakhir di bulan dengan melaksankan amalan tertentu.

"Hai wanita haid, jangan memperamai malam dengan ngorok (tidur), wanita haid bisa saja menghidupkan malam untuk dapat lailatul qadar," kata Buya Yahya dikutip Serambinews.com dari kanal YouTubenya, Senin (24/3/2025).

Menurut Buya, orang-orang yang mendapat lailatul qadar bukan hanya orang yang suci saja, tetapi wanita haid juga berpeluang mendapatkannya.

Baca juga: Bagaimana Hukum Membayar Zakat Fitrah Diganti Uang? Simak Penjelasan Buya Yahya dan UAH Berikut Ini

Hanya saja bedanya, wanita haid tidak dapat melaksankan ibadah seperti shalat hingga iktikaf seperti orang suci.

"Sebab yang mendapat lailatul qadar bukan orang suci saja, wanita haid juga bisa, cuma anda bedanya tidak shalat dan anda tidak ilktikaf di masjid," sambungnya.

Buya Yahya mengungkap, bagi wanita haid, mereka masih berpeluang mendapatkan lailatul qadar.

Caranya, hidupkan malam-malam di bulan dengan menyebut nama Allah, dzikir dan sebagainya.

"Hidupkan malam itu untuk menyebut nama Allah," tegasnya.

Kerap kali kata Buya, banyak wanita jika dalam kondisi haid, semua ibadah libur untuk dilaksanakan.

Baca juga: Bolehkah Tidak Berpuasa Saat Mudik? Begini Penjelasan Buya Yahya

"Ada sebagian wanita itu kalau sudah haid, libur semuanya, tanpa shalat malam, tanpa zikir, kebiasaan," imbuhnya.

Padahal lebih dari itu, menurut Buya, wanita haid tetap bisa melaksanakan ibadah lain seperti berzikir, memohon ampun dan menyebut nama Allah pada malam hari.

"Sebab yang diseru bukan yang shalat saja di sepertiga malam, tapi mana yang menyebut namanku? mana yang memohon ampun? mana yang minta kepadaku dikasih, biarpun dia dalam keadaan haid," pungkas Buya Yahya.

Ciri Orang yang Mendapat Lailatul Qadar

Pada bulan Ramadhan, ada satu malam yang paling dinanti-nanti oleh umat Muslim, adapun malam tersebut adalah malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang biasanya jatuh setelah pertengahan Ramadhan.

Mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah keinginan kita semua.

Sebab malam lailatul qadar merupakan malam seribu bulan yang penuh dengan pahala dan keutamaan.

Malam Lailatul Qadar disebut juga malam seribu bulan.

Tak ada yang mengetahui kapan malam Lailatul Qadar tiba.

Meski begitu, ada beberapa tanda-tanda malam Lailatul Qadar yang bisa dilihat.

Pendakwah Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya mengungkap tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Buya Yahya menjelaskan, setidaknya ada beberapa tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar, salah satunya tidak lagi memiliki sikap zalim kepada sesama manusia hingga semakin dekat dengan Allah SWT.

Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV Senin (24/3/2025), Buya mengatakan adapun tanda maupun ciri-ciri orang mendapatkan malam Lailatul Qadar meliputi :

1. Adanya perubahan pada diri seseorang

Perubahan-perubahan tersebut akan terlihat jelas setelah bulan Ramadhan usai.

"Disebutkan para ulama tandanya adalah, ada perubahan dalam diri Anda setelah Anda keluar dari bulan Ramadhan," kata Buya.

Misalkan di bulan sebelum Ramadhan kita suka bermaksiat, setidaknya setelah Ramadhan selesai, maksiat tersebut berkurang.

2. Ibadah meningkat

Tanda lainnya mendapatkan malam Lailatul Qadar selanjutnya yaitu meningkatnya ibadah, berkurangnya perbuatan berbuat dosa dan perbuatan dzalim.

Jika anda merasakan perubahan tersebut, itu tandanya anda mendapat Lailatul Qadar dan ibadah Ramadhan diterima Allah SWT.

"Jika Anda kemarin, sebelum bulan Ramadhan Anda punya 10 kemaksiatan, ternyata kok menjadi sembilan, atau menjadi delapan, kedzoliman anda berkurang, dosa anda berkurang, ibadah anda meningkat,"

"Kalau ada perubahan berarti ini tanda kalau Anda mendapatkan Lailatul Qadar atau Anda di Qobul, diterima ibadah Ramadhan Anda," sambung Buya.

3. Penuh kasih sayang dan tidak mudah emosi

Tanda atau ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah bisa terlihat dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, perubahan sikap suami terhadap istrinya menjadi lebih lembut dan penuh kasih sayang, tidak mudah emosi.

Begitupula sebaliknya, sikap sang istri lebih hormat kepada sang suami.

Maka dari itu, Buya mengatakan untuk melihat atau cek tanda-tanda ini dalam diri kita.

"Maka dari itu yuk kita lihat apakah ada tandanya. Kepada istri semakin lembut penuh kasih, kepada suami semakin hormat.

Mungkin kemarin sebelum Ramadhan marah sama istri saya, tapi kenapa ya setelah Ramadhan itu kok semakin reda emosi saya', nah berarti Anda dikabulkan oleh Allah SWT," imbuh Buya.

4. Dekat kepada Allah dan manusia

Sementara itu, tanda lainnya bisa terlihat jika diri kita semakin baik, baik dari segi sifat dan sikap.

Semakin dekat kepada Allah.

Semakin dekat dengan sesama manusia.

Sebut Buya, itu semua adalah tanda bahwasannya Anda mendapatkan Lailatul Qadar dan tanda amal Anda diterima di bulan Ramadhan.

"Jadi tandanya adalah kalau kita semakin baik, kalau kita semakin dekat kepada Allah, semakin dekat dengan sesama manusia, itu tanda bahwasannya Anda mendapatkan Lailatul Qadar dan tanda amal Anda diterima di bulan Ramadhan," pungkas Buya.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved