Kupi Beungoh
Lebaran: Ajari Anak Memberi, Bukan Meminta
Kita merayakan satu hari suci, tapi secara tak sadar sedang membangun karakter ketergantungan massal. Mental menanti. Mental menagih.
Lebaran bukanlah momen berburu. Lebaran adalah momen berbagi. Mari kita kembalikan makna itu. Bukan dengan menolak memberi THR, tapi dengan menanamkan kembali bahwa amplop itu tidak selalu harus datang ke tanganmu—kadang, harus keluar dari tanganmu.
Jika kita berhasil menanamkan ini, maka kita tidak hanya membesarkan anak-anak yang baik. Tapi generasi yang mandiri, empatik, dan tangguh menghadapi dunia. Dan barangkali, itu jauh lebih penting daripada amplop tebal mana pun. (*)
*) PENULIS adalah Kandidat Doktor Studi Islam UAD Yogyakarta, Ketua Yayasan Dayah Mini Aceh, Pengurus Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, dan Pengajar Sosiologi Hukum
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Artikel KUPI BEUNGOH lainnya baca DI SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tgk-Alwy-Akbar-Al-Khalidi-SH-MH.jpg)