Konflik Iran vs Israel
Siap Perang, Iran Siaga Tinggi Hadapi Serangan Besar Amerika Serikat, Trump Kirim B-2
Politikus kontroversial itu mengancam akan mengebom Iran jika kesepakatan baru tentang perjanjian nuklir tidak terwujud.
GBU-57 memiliki berat 12,3 ton dan dijuluki "Massive Ordnance Penetrator". Bom sebesar itu mampu menghancurkan fasilitas nuklir bahwa tanah.
Dikutip dari Associated Press, B-2 juga pernah digunakan untuk menyerang kelompok Houthi di Yaman yang dibekingi Iran.
B-2 bisa terbang sejauh 6.000 mil laut atau 11.112 kilometer tanpa harus mengisi ulang bahan bakarnya. Adapun ketinggian terbang maksimalnya mencapai 50.000 kaki atau 15.240 meter.
Satu unit B-2 diperkirakan bernilai $1,1 miliar atau sekitar Rp18,2 triliun.
Saat ini setidaknya ada enam B-2 yang dikerahkan di Diego Garcia yang berada di selatan India. Jumlah itu mencapai hampir sepertiga B-2 yang dimiliki AS.
Baca juga: Persaingan Duo Marquez dan Bagnaia Jelang MotoGP Qatar 2025, Momen Taklukkan Rider Ducati
Baca juga: Usai Pelesiran ke Jepang, Bupati Indramayu Lucky Hakim Akan Menghadap Dedi Mulyadi, Terancam Sanksi
Baca juga: Kehabisan Tiket Pesawat, Agung Surahman Aspri Presiden Minta Maaf Usai Dijemput Prabowo di Bengkulu
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Dubes Iran Peringatkan Inggris agar Hati-Hati Jika Ikut Campur Bantu As dalam Perang |
|
|---|
| Imbas Perang Iran vs Israel-AS Picu Panic Buying di Asia, Antrean SPBU Thailand Mengular |
|
|---|
| Netanyahu Diduga Sengaja Serang Iran Jelang 30 Maret, Gunakan Konflik untuk Tunda Krisis Politik |
|
|---|
| Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran |
|
|---|
| Iran Siapkan Skenario Militer Hadapi Israel, Ragukan Gencatan Senjata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Panglima-Tertinggi-Korps-Garda-Revolusi-Iran-Hossein-Salami-meninjau-peralatan-militer.jpg)