Konflik Iran vs Israel
Siap Perang, Iran Siaga Tinggi Hadapi Serangan Besar Amerika Serikat, Trump Kirim B-2
Politikus kontroversial itu mengancam akan mengebom Iran jika kesepakatan baru tentang perjanjian nuklir tidak terwujud.
Pembicaraan bisa dimulai segera setelah AS mengeluarkan sinya-sinyal yang “nyata”.
Baca juga: Donald Trump Ancam Serang Iran kalau Tak Sepakat soal Nuklir
Iran siap berperang
Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusioner Islam Iran (IRGC) Mayjen Hossein Salami mengatakan Iran siap menghadapi perang apa pun.
“Kita sama sekali tidak khawatir tentang perang. Kita tidak akan memulai perang, tetapi siap menghadapi perang apa pun,” kata Salami saat rapat dengan para pembesar IRGC hari Sabtu lalu dikutip dari Press TV.
“Kita bersiap menghadapi skenario operasi psikologi musuh atapun aksi militer musuh. Namun, kita tidak akan mundur selangkah pun dalam menghadapi musuh.”
Dia mengatakan musuh Iran memaksa Iran untuk memilih salah satu dari dua pilihan, yakni konfrontasi atau menerima syarat-syarat dari musuh.
Kemudian, dia menegaskan Iran sudah punya cara untuk mengatasi musuh-musuhnya. Kata dia, Iran punya peralatan untuk mengalahkan rezim Israel yang didukung oleh AS.
“Kita sudah mengumpulkan kekuatan dan bisa menjangkau serta menargetkan musuh, dan kita siap menunjukkan kemampuan kita yang sebenarnya,” katanya.
Salami lalu menyinggung serangan Iran yang ke Israel tahun lalu yang menurutnya sukses. Dua serangan yang dinamai Operasi Janji Sejati I dan II itu menjadi contoh kemampuan militer Iran.
Dua operasi itu dilakukan dengan ratusan rudal balistik dan drone atau pesawat tanpa awak. Salami mengklaim ada 581 rudal Iran yang sukses mendarat di wilayah Israel.
Para pejabat Iran mengklaim negaranya baru menggunakan sedikit kekuatannya dalam dua serangan besar itu.
Dalam kesempatan yang sama, Salami turut memuji kekuatan front perlawanan yang menurutnya makin kuat. Front itu belum menunjukkan semua kekuatannya.
Baca juga: VIDEO - Iran Respons Ancaman Trump Bisa Hancurkan Pangkalan Pesawat Hantu Langit, AS Siaga
AS kerahkan pesawat siluman B-2
AS di bawah kepemimpinan Trump mengerahkan banyak pesawat pengebom siluman B-2 di pangkalan militer di Pulau Diego Garcia, Samudra India di tengah ketegangan dengan Iran.
B-2 dibutuhkan AS karena pesawat itu disebut sebagai satu-satunya pesawat yang bisa membawa bom GBU-57. Bom tersebut adalah salah satu dari sejumlah bom yang bisa menghancurkan fasilitas nuklir Iran di Natanz dan Fordow.
| Dubes Iran Peringatkan Inggris agar Hati-Hati Jika Ikut Campur Bantu As dalam Perang |
|
|---|
| Imbas Perang Iran vs Israel-AS Picu Panic Buying di Asia, Antrean SPBU Thailand Mengular |
|
|---|
| Netanyahu Diduga Sengaja Serang Iran Jelang 30 Maret, Gunakan Konflik untuk Tunda Krisis Politik |
|
|---|
| Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran |
|
|---|
| Iran Siapkan Skenario Militer Hadapi Israel, Ragukan Gencatan Senjata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Panglima-Tertinggi-Korps-Garda-Revolusi-Iran-Hossein-Salami-meninjau-peralatan-militer.jpg)