Dua Tentara Tiongkok yang Bertempur Bantu Rusia Perangi Ukraina Ditangkap
Dia mengatakan Ukraina telah mendokumentasikan para tawanan perang itu, termasuk mengetahui rekening bank dan data pribadi.
Sejak awal perang Ukraina-Rusia, Tiongkok menjadi rekan strategis Rusia.
Negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu menjadi pemasok peralatan yang bisa digunakan untuk keperluan persenjataan Rusia.
Baca juga: VIDEO - 800 Ribu Tentara Latihan Militer di Jerman, Eropa Antisipasi Konflik dengan Rusia
Belasan ribu tentara Korea Utara bantu Rusia
Sebelumnya, Ukraina mengklaim ada pengerahan lebih dari 12.000 tentara Korea Utara di Kursk pada musim dingin lalu.
Para tentara itu membantu Rusia memukul mundur masuknya pasukan Ukraina ke perbatasan.
Awalnya pasukan Ukraina merampas wilayah 1.300 km sebelum dipukul mundur karena serangan balik Rusia yang dibantu satuan Korea Utara.
Kota Sudzha menjadi salah satu wilayah yang direbut kembali.
Zelensky mengklaim sudah ada sekitar 4.000 tentara Korea Utara yang tewas di medan tempur.
Sementara itu, Associated Press melaporkan Korea Utara dilaporkan telah mengirimkan 3.000 tentara tambahan ke Rusia pada bulan Januari dan Februari kemarin.
Baca juga: Hari Ini, Mabes Polri Sertijab Wakapolda Aceh
Baca juga: Post-Holiday Blues: Keseimbangan Antara Liburan dan Rutinitas
Baca juga: Post-Holiday Blues: Keseimbangan Antara Liburan dan Rutinitas
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Masuk Indonesia Secara Ilegal, Imigrasi Sabang Deportasi Dua WNA |
|
|---|
| VIDEO Detik-detik Pasukan Inggris Sita Kapal Tanker Rusia |
|
|---|
| Masuk Lewat Jalur Laut Tanpa Pemeriksaan Imigrasi, Dua WNA Tiongkok Diamankan Imigrasi Sabang |
|
|---|
| VIDEO Rusia Kirim 327 Rudal ke Iran, Siap Gempur Habis AS-Israel |
|
|---|
| Imigrasi Meulaboh Pastikan 6 WNA Asal Tiongkok di Aceh Selatan Tak Langgar Aturan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ukraina-memperlihatkan-warga-Tiongkok-yang-bertempur-membela-Rusia.jpg)