Berita Pidie Jaya
Pamit 3 Hari, Santri Anwarul Munawarah Pidie Jaya di Temukan tak Benyawa di Parit
Pamit 3 Hari, Santri Anwarul Munawarah di Temukan Tak Benyawa di Parit. Ditemukan Rekan Setelah Menebar Aroma Busuk
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Anis Maula (16) ditemukan tergeletak dalam semak rawa yang bersisian dengan Pondok Pesantren (Pondok) Anwarul Munawarah, Gampong Muko Baroh Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya (Pijay), Jumat (11/4/2025) petang sekira pukul 17.30 WIB.
Belakangan Anis Maula terungkap merupakan santri asal Gampong Sangso, Kecamatan Samalanga, Bireuen.
Mirisnya, jasad ditemukan dalam kondisi telah membusuk dan mengapung di pinggiran rawa.
Diduga, sosok santri itu telah meninggal selama tiga hari.
"Dari hasil pendalaman kasus ini, santri tersebut pamit dari orang tua sejak 7 April lalu," kata Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Fauzi Atmaja SH bersama Kasi Humas, Ipda Mustafa SH kepada Serambinews.com, Sabtu (12/4/2025).
Baca juga: MUI Haramkan Prabowo Evakuasi Warga Palestina di Gaza ke Indonesia: Sama Saja Membantu Penjajah
Dijelaskan Fauzi Atmaja, sosok mayat tersebut ditemukan oleh dua warga atau santri tempatan, yaitu Furqan dan Fudri.
Kedua santri itu mencium aroma bau yang sangat menyengat ketika hendak menuju balai pengajian.
Sejenak, mereka ingin mengetahui lebih lanjut.
Betapa kagetnya saat dilihat secara dekat ada sesosok mayat dalam kondisi tergeletak dengan kondisi mengenaskan.
Temuan jasad rekannya itu segera dilaporkan kepada para guru pengasuh Ponpes Anwarul Munawarah.
Pihak Ponpes meneruskan kepada pihak berwajib, Polsek Bandar Dua.
"Tim identifikasi yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Muara Uli Saut Hamonangan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Pijay guna di visum," ujarnya.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe, Segini Harga Emas Per Mayam dan Per Gram 12 April 2025
Ditambahkan, Fauzi Atmaja, pihak sampai saat ini sedang melakukan penanganan terhadap kasus meninggalnya santri.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Peringati HUT Kejaksaan, Kejari Pidie Jaya Gelar Pasar Murah, Khitanan Massal, dan Donor Darah |
![]() |
---|
Puluhan Keuchik di Pidie Jaya Ikut Rapat Koodinasi, Ini Pesan Bupati |
![]() |
---|
Polisi Tahan Guru Honorer di Pijay, Diduga Aniaya Siswa SMP hingga Masuk RS |
![]() |
---|
Kisah Pilu Kehidupan Janda Miskin di Pidie Jaya |
![]() |
---|
Pijay Komit Sukseskan MTQ ke 27, MCK dan Rekayasa Lalulintas Jadi Prioritas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.