Kesehatan Mental
6 Cara Mengubah Pola Makan untuk Menjaga Kesehatan Mental, Begini Saran Para Ahli
Makanan yang kita konsumsi dapat memengaruhi suasana hati, tingkat stres, kualitas tidur, dan keseimbangan hormon otak seperti serotonin dan dopamin.
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM - Semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat tidak hanya penting bagi tubuh, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental.
Makanan yang kita konsumsi dapat memengaruhi suasana hati, tingkat stres, kualitas tidur, dan bahkan keseimbangan hormon otak seperti serotonin dan dopamin.
Inilah dasar dari nutritional psychiatry atau psikiatri nutrisi, bidang yang meneliti hubungan antara makanan, usus, dan otak.
Melansir dari Healthline Psikiatri nutrisi adalah bidang baru yang mempelajari bagaimana makanan memengaruhi fungsi otak dan suasana hati seseorang.
Hubungan ini melibatkan sistem pencernaan, yang dikenal sebagai “otak kedua” karena terhubung langsung dengan otak melalui jaringan saraf yang disebut gut-brain axis.
Mikroba dalam usus ternyata bisa menghasilkan zat kimia penting seperti serotonin, dopamin, dan GABA yang semuanya terlibat dalam pengaturan emosi, tidur, dan stres.
Baca juga: Cegah Kasus Bunuh Diri, Dr Teuku Zulkhairi Desak Pemerintah Aceh Perbanyak Layanan Kesehatan Mental
Sistem pencernaan, atau gut, dikenal sebagai “otak kedua” karena memiliki peran penting dalam mengatur emosi.
Berikut 6 cara mengubah pola makan untuk menjaga kesehatan mental menurut para ahli yang dikutip dari Healthline
1 . Bersikap Lembut pada Diri Sendiri
Mengutip dari halaman Healthline, perubahan tidak terjadi dalam semalam.
Mengubah pola makan yang sudah menjadi kebiasaan selama bertahun-tahun memerlukan waktu, kesabaran, dan konsistensi.
Jangan menyalahkan diri sendiri jika kamu sesekali kembali ke kebiasaan lama. Kunci utamanya adalah terus mencoba.
2. Makan dengan Penuh Kesadaran (Mindful Eating)
Belajar mendengarkan tubuhmu adalah keterampilan penting. Coba amati bagaimana kamu merasa setelah makan makanan tertentu.
Baca juga: Perutmu, Otak Keduamu: Rahasia Kesehatan Mental yang Sering Terabaikan
Apakah kamu merasa lebih cemas setelah minum kopi? Atau lebih bersemangat setelah sarapan dengan buah segar dan biji-bijian?
Dengan perhatian seperti ini, kamu bisa mulai mengenali makanan mana yang membantu suasana hatimu dan mana yang justru memperburuknya.
3. Makan Bersama Orang Tercinta
Makanan tidak hanya soal nutrisi, tapi juga soal koneksi. Makan bersama keluarga atau teman bisa menciptakan rasa aman, bahagia, dan terhubung secara emosional.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.