Sabtu, 30 Mei 2026

Opini

Perpisahan Sekolah: Antara Tradisi, Ekonomi, dan Esensi Pendidikan

Pada akhirnya, perpisahan sekolah adalah tentang mengakhiri sebuah babak dengan rasa syukur dan membuka babak baru dengan semangat dan harapan. Kenang

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Syarifah Rukayah, pemerhati pendidikan. 

Oleh karena itu, perlu dicari solusi yang mengakomodasi keinginan siswa untuk memiliki momen perpisahan yang berkesan tanpa memberatkan orang tua. Beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan adalah:

Perpisahan yang Sederhana dan Bermakna di Lingkungan Sekolah: Mengadakan acara perpisahan di lingkungan sekolah dengan konsep yang sederhana namun tetap khidmat dan bermakna.

Misalnya, acara dapat diisi dengan kegiatan pentas seni hasil kegiatan ekskul sekolah, pemberian penghargaan atas prestasi akademik dan non-akademik, pidato perpisahan yang menyentuh, serta doa bersama untuk kesuksesan di masa depan serta acara ramah tamah yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Kegiatan Sosial sebagai Bentuk Perpisahan: Mengganti perayaan yang berfokus pada kemewahan dengan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, bakti sosial, penggalangan dana untuk yang membutuhkan, atau kegiatan pelestarian lingkungan. Selain menciptakan kenangan, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial pada siswa.

Pemanfaatan Teknologi untuk Kenangan Digital: Mengabadikan momen kebersamaan melalui dokumentasi foto dan video yang kemudian dibagikan secara digital. Ini bisa menjadi alternatif yang lebih terjangkau namun tetap memungkinkan siswa untuk memiliki kenang-kenangan visual dari masa sekolah mereka.

Dialog dan Musyawarah: Pihak sekolah perlu membuka ruang dialog dengan siswa dan orang tua untuk mencari solusi terbaik. Mendengarkan aspirasi siswa dan menjelaskan pertimbangan ekonomi secara transparan akan membantu mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh semua pihak.

Berita mengenai sekolah yang tetap menyelenggarakan perpisahan mewah di tengah himbauan dan larangan seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak terkait. Penting bagi sekolah untuk memiliki sensitivitas terhadap kondisi ekonomi orang tua siswa dan memprioritaskan kepentingan bersama di atas keinginan segelintir pihak. Kepala Dinas Pendidikan dan pihak berwenang perlu terus melakukan sosialisasi dan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan kebijakan ini, serta memberikan sanksi yang tegas bagi sekolah yang melanggar.

Pada akhirnya, perpisahan sekolah adalah tentang mengakhiri sebuah babak dengan rasa syukur dan membuka babak baru dengan semangat dan harapan. Kenangan indah tidak harus mahal. Justru, kesederhanaan dan kekhidmatan dalam sebuah perpisahan akan menciptakan kenangan yang lebih mendalam dan bermakna, yang tidak hanya diingat karena kemewahannya tetapi karena kebersamaan, rasa haru, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pihak sekolah dan siswa perlu berinovasi untuk menciptakan momen perpisahan yang tetap berkesan namun lebih sederhana dan bermakna, sehingga kenangan indah dapat dimiliki oleh semua tanpa terkecuali.

Sekolah di Banda Aceh, dengan mengikuti himbauan Kepala Dinas Pendidikan, memiliki kesempatan untuk menjadi pelopor dalam menyelenggarakan perpisahan yang berorientasi pada nilai-nilai pendidikan yang sesungguhnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved