Konflik Iran vs Israel
Takut Digempur Iran, PM Netanyahu Kabur ke Luar Negeri Tinggalkan Penduduk Israel
Sejumlah media Israel menyebutkan bahwa Netanyahu diterbangkan ke lokasi yang dirahasiakan, yang diduga kuat adalah Athena, Yunani.
“Saudara-saudari kita dibunuh dan terluka tadi malam oleh serangan Iran yang menyasar warga sipil di Bat Yam, Tamra, dan sejumlah komunitas lainnya. Yahudi dan Arab, warga lama dan imigran baru, termasuk anak-anak dan lansia, perempuan dan laki-laki,” tulis Herzog dalam unggahannya di platform X, Minggu, dikutip dari Al Jazeera.
“Saya turut berduka mendalam bersama keluarga para korban dan merasakan kehilangan yang sangat besar. Saya berdoa untuk kesembuhan para korban luka dan agar yang hilang segera ditemukan. Kita akan berduka bersama. Kita akan bangkit bersama,” tambahnya.
Aksi saling serang antara Israel dan Iran kali ini bagaimanapun meningkatkan ketegangan di wilayah Timur Tengah.
Serangan tersebut dikhawatirkan dapat terus menambah jumlah korban warga sipil.
Serangan Israel ke Gaza sejak Oktober 2023 sendiri telah menewaskan begitu banyak warga, dengan yang terbaru dilaporkan sudah mencapai 55.297 orang.
Baca juga: Warga Sabang Desak Pangkalan Gas Dibangun di Tiap Jurong, Warung Nakal Harus Ditindak
Baca juga: Houthi Yaman Bantu Iran Gempur Israel dengan Rudal Balistik, Terus Bertempur Lawan Zionis
Baca juga: Polemik 4 Pulau, Kemah Wisata Pramuka Pesantren Se-Sumatera di Aceh Singkil Ditunda
| Dubes Iran Peringatkan Inggris agar Hati-Hati Jika Ikut Campur Bantu As dalam Perang |
|
|---|
| Imbas Perang Iran vs Israel-AS Picu Panic Buying di Asia, Antrean SPBU Thailand Mengular |
|
|---|
| Netanyahu Diduga Sengaja Serang Iran Jelang 30 Maret, Gunakan Konflik untuk Tunda Krisis Politik |
|
|---|
| Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran |
|
|---|
| Iran Siapkan Skenario Militer Hadapi Israel, Ragukan Gencatan Senjata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Perdana-Menteri-Israel-Netanyahu-berpidato-terkait-perpanjangan-gencatan-senjata.jpg)