Konflik Iran vs Israel

Sebelum Diserang Israel, Mossad Diklaim Menyusup dan Hancurkan Sistem Pertahanan Udara Iran

Menurut pejabat intelijen tersebut, intelijen Israel yang terlibat menyusup ke dalam Iran untuk membangum markas menjelang serangan tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
Via Times of Israel
SERANGAN MOSSAD - Rekaman yang dirilis oleh Mossad menunjukkan serangan yang dilakukan oleh pasukan komando badan mata-mata tersebut terhadap pertahanan udara Iran di Iran, 13 Juni 2025. (Mossad) 

 

Baca juga: BREAKING NEWS - Israel Kembali Mencekam, Rudal Balistik Iran Sedang dalam Perjalanan Menuju Tel Aviv

Militer Israel Serukan Warga Iran untuk Jauhi Lokasi Target

Militer Israel mulai menyerukan warga Iran untuk menjauhi lokasi target mereka.

Seruan itu semakin memperbesar sinyal bakal kembali dilakukannya serangan ke lokasi nuklir Teheran.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkapkan mulai mengirim pemberitahuan evakuasi dalam bahasa Persia untuk warga Teheran yang dekat lokasi target mereka.

Dikutip dari BBC, pemberitahuan itu memperingatkan bahwa Israel akan menyerang lokasi yang terhubung dengan program nuklir Iran.

Mereka menyerukan warga Iran di dekat lokasi itu untuk pergi demi keamanan mereka.

“Semua individu yang berada di lokasi di dekat fasilitas produksi persenjataan negara itu, dan mereka yang terhubung dengan fasilitas harus segera meninggalkan area itu, dan melaporkan ke otoritas terkait,” bunyi postingan IDF di media sosial X berpesan ke warga Iran.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz memberikan sinyal kuat serangan berikutnya ke Iran bakal terjadi.

“Diktator Iran membuat Teheran menjadi Beirut, dan warga Teheran menjadi sandera untuk permainan keselamatan rezimnya,” bunyi pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.

Sumber keamanan mengatakan, arahan Katz untuk mengevakuasi warga di Teheran menjadi bagian dari rencana untuk menekan Teheran dengan mengevakuasi populasi.

Israel telah melakukan serangan ke Iran pada Jumat (13/6/2025) pagi, yang dibalas Teheran pada malam harinya.

Israel mengungkapkan melakukan serangan ke fasilitas nuklir dan militer Iran yang menyebabkan kematian ilmuwan nuklir Iran dan juga pejabat militernya.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan Israel, jika serangan ke Iran diteruskan maka Israel akan mendapatkan serangan yang lebih keras.

 
“Secara alami, jika Republik Islam (Iran) tidak bisa mempertahankan diri dari rezim kriminal dan pembunuh anak ini, kita akan menyaksikan agresi ke tanah kami dan pembantaian rakyat serta ilmuwan setiap hari,” ujar Pezeshkian dikutip dari Kantor Berita Iran IRNA.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved