Konflik Iran vs Israel

Perang Iran vs Israel Sudah Tewaskan 248 Orang, Termasuk Jenderal Iran hingga Ilmuwan Nuklir

Hingga Senin (16/6/2025), siang, waktu setempat, tercatat sedikitnya 248 orang tewas dalam serangkaian serangan udara dan rudal yang melibatkan kedua

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap layar YouTube WION
KOBARAN API DI HAIFA - Iran melancarkan serangan terhadap Kota Haifa, Israel, pada Minggu (15/6/2025) malam. Serangan itu memicu kobaran api hingga gangguan listrik. Dilaporkan empat warga Haifa, yang termasuk dalam satu keluarga, tewas akibat serangan tersebut. 

Apa tujuan Benjamin Netanyahu menyerang Iran?

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel “mengubah wajah Timur Tengah” dengan kampanye militernya terhadap Iran, yang dapat menyebabkan “perubahan radikal” di Iran.

Israel sedang “mengejar tiga tujuan utama: penghapusan program nuklir, penghapusan kemampuan produksi rudal balistik, dan penghapusan poros perlawanan”, katanya, mengacu pada kelompok militan yang didukung Iran di Timur Tengah.

“Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mencapai tujuan ini, dan kami berkoordinasi dengan baik dengan Amerika Serikat,” katanya.

Dia juga tidak menutup kemungkinan membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Netanyahu mengatakan serangan Israel bertujuan untuk menggagalkan ancaman “eksistensial” yang ditimbulkan oleh program nuklir dan rudal Iran.

Baca juga: VIDEO Iran Mendesak Warga Israel untuk Segera Tinggalkan Wilayahnya, apakah yang akan terjadi?

Baca juga: VIDEO Rudal Iran Lolos Lagi, 20 Salvo Rudal Jebol Iron Dome Israel Hantam Tel Aviv

Baca juga: Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Aceh Jaya Kumpulkan Darah 77 Kantong

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved