Kupi Beungoh
Kepemimpinan Adalah Amanah
Seorang suami bertanggung jawab terhadap keluarganya bukan hanya dalam hal ekonomi, tetapi juga dalam pendidikan, perlindungan, dan pembinaan akhlak.
“Kita hidup di zaman di mana tanggung jawab sering dilemparkan ke orang lain. Padahal, Islam mengajarkan bahwa setiap orang harus sadar akan peran dan tanggung jawabnya, sekecil apapun itu,” ujarnya dalam kajian.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan dalam Islam tidak selalu berarti menguasai, tetapi justru melayani dan melindungi yang dipimpin.
Implementasi dari nilai-nilai hadis ini bisa membentuk masyarakat yang bertanggung jawab.
Bayangkan jika setiap individu sadar bahwa ia akan dimintai pertanggungjawaban, maka berbagai bentuk kezaliman, korupsi, dan pengabaian tugas bisa diminimalkan.
Sebaliknya, tumbuh budaya saling menghargai, saling mengingatkan, dan tolong-menolong dalam kebaikan.
Hadis “Setiap kalian adalah pemimpin” bukan sekadar nasihat, tetapi sebuah prinsip dasar dalam membangun pribadi dan masyarakat Islami.
Islam menekankan bahwa tanggung jawab bukan hanya milik pemimpin besar, tetapi melekat pada setiap diri manusia.
Dalam skala apapun, kita adalah pemimpin. Dan kelak, semua akan ditanya: “Apa yang telah engkau lakukan terhadap yang engkau pimpin?”. (*)
*) PENULIS adalah Mahasiswa Pascasarjana Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
BACA TULISAN KUPI BEUNGOH LAINNYA DI SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Althaf-Abid01.jpg)