Konflik Israel vs Iran

Ketegangan Israel dan Iran Meningkat, Sejauhmana Proses Evakuasi WNI ke Perbatasan?

"Alhamdulillah, berjalan cukup aman dan cukup lancar, mengingat situasi perbatasan juga yang sedikit agak ramai daripada biasanya," katanya.

Editor: Nurul Hayati
Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic A- A+
IRAN KEMBALI DISERANG - Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic, memperlihatkan ledakan yang terjadi di Karaj, sebelah barat Teheran, Senin (23/6/2025). Israel kembali melancarkan serangan ke Iran. 

"Alhamdulillah, berjalan cukup aman dan cukup lancar, mengingat situasi perbatasan juga yang sedikit agak ramai daripada biasanya," katanya.

SERAMBINEWS.COM -  Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat sejak Jumat (13/6/2025) ketika Israel melancarkan serangan udara di sejumlah lokasi di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir.

Serangan Israel memicu Teheran untuk melancarkan serangan balasan ke sejumlah titik di negara tersebut pada hari yang sama.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan, 97 orang, yang terdiri dari 93 WNI, 3 staf kedutaan, dan satu warga negara Iran (pasangan WNI) telah melewati perbatasan Iran-Azerbaijan, seperti diberitakan Sky News.

Hal tersebut disampaikan Sugiono, melalui keterangan resmi, saat saat akan menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Kerja Sama Islam (KTM OKI), di Turki, Sabtu (21/6/2205), dikutip dari indonesia.go.id.

Menurut Sugiono, ke-97 orang yang dievakuasi dari Iran tersebut tengah beristirahat di Baku, Azerbaijan.

Lebih lanjut, Sugiono menyebutkan, perjalanan yang ditempuh ke-97 orang tersebut adalah sekira 16 jam.

"Alhamdulillah, berjalan cukup aman dan cukup lancar, mengingat situasi perbatasan juga yang sedikit agak ramai daripada biasanya," katanya.

 Kemudian, dalam waktu yang bersamaan juga, Kementerian Luar Negeri telah berhasil mengevakuasi empat orang WNI dari Israel melalui Yordania.

"Alhamdulillah, sampai sejauh ini, tahap pertama yang kita lakukan berjalan dengan baik," katanya.

Turis berkumpul di luar hotel David Intercontinental di Tel Aviv, Selasa (17/6), menunggu untuk naik bus yang diselenggarakan oleh kedutaan besar Polandia di Israel dalam upaya membantu warganya kembali ke Polandia.
Turis berkumpul di luar hotel David Intercontinental di Tel Aviv, Selasa (17/6), menunggu untuk naik bus yang diselenggarakan oleh kedutaan besar Polandia di Israel dalam upaya membantu warganya kembali ke Polandia. (Foto: REUTERS/Ronen Zvulun)

Baca juga: Ternyata Donald Trump dan Putin Sudah Bahas Teheran, Rusia Tegaskan Posisi: Apa yang Dibutukan Iran

Pemerintah mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar proses evakuasi tersebut bisa berjalan dengan lancar, dan situasi yang terjadi di Iran saat ini segera mereda.

"Ada keinginan dan kebijaksanaan untuk bisa membawa ketegangan konflik ini ke meja perundingan," ujarnya.

Sementara itu, lebih dari 3.000 warga negara Tiongkok telah dievakuasi dari Iran dan Israel, menurut kementerian luar negeri Tiongkok saat serangan Israel terus berlanjut.

Sekitar 3.125 warga negara Tiongkok telah meninggalkan negara itu, dengan 500 lainnya berangkat dari Israel, yang sedang terkena serangan balasan Iran.

Kementerian luar negeri China mengatakan semua warga negaranya yang ingin dievakuasi kini telah pergi dengan selamat.

Baca juga: Kutuk Serangan AS ke Iran, China Disebut Tempuh Jalur Diplomatik Imbas Ancaman Tutup Selat Hormuz

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved