Tafakur

 Jangan Lewatkan! Ini Waktu dan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah Agar Hidup Penuh Berkah

Salah satu amalan yang dianjurkan di bulan ini adalah puasa sunnah, khususnya pada hari Asyura (10 Muharram), yang memiliki keutamaan luar biasa dalam

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi
Generate by AI
Berikut doa akhir dan awal tahun hijriah 2025. 

 Jangan Lewatkan! Ini Waktu dan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah Agar Hidup Penuh Berkah

SERAMBINEWS.COM-Tak terasa, tahun baru Islam akan segera tiba. 

Awal muharram jatuh pada malam Kamis, 26 Juni 2025 – Jumat, 27 Juni 2025.

Bulan Muharram, sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, bukan sekadar penanda pergantian waktu melainkan momentum emas untuk memperbanyak amalan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu amalan yang dianjurkan di bulan ini adalah puasa sunnah, khususnya pada hari Asyura (10 Muharram), yang memiliki keutamaan luar biasa dalam menghapus dosa setahun yang lalu.

Namun, tak hanya itu, membaca doa akhir tahun dan awal tahun Hijriah juga menjadi bagian dari tradisi mulia yang diwariskan dari para ulama dan orang-orang saleh terdahulu.

Baca juga: Berikut Amalan Khusus di Bulan Muharram Menurut Ustadz Adi Hidayat yang Sayang Jika Dilewatkan

Kapan Waktu Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah?

  • Doa Akhir Tahun dianjurkan dibaca sebelum waktu Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah.
  • Doa Awal Tahun dibaca setelah Maghrib, tepat saat masuk tanggal 1 Muharram.

Kedua doa ini disunnahkan untuk dibaca sebanyak tiga kali, sebagai bentuk permohonan dan harapan kepada Allah SWT untuk masa lalu yang penuh pelajaran, dan masa depan yang penuh harapan.

Membaca doa ini sangat dianjurkan karena dalam doa akhir dan awal tahun, kita memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu, serta berharap keberkahan, kesehatan, kelapangan rezeki, jodoh yang baik, dan akhir hidup yang husnul khatimah.

Agar doa-doa ini lebih bermakna, dianjurkan membacanya dengan niat yang tulus, memohon agar Allah mencurahkan rahmat dan perlindungan-Nya di tahun yang akan datang.

Baca juga: Trump Klaim Serangan ke Nuklir Iran Berhasil, Tapi Laporan Intelijen Kepada Media Sebut Sebaliknya! 

Berikut lafaz doa akhir tahun seperti dikutip Serambinews.com dari laman Baznas (25/6/2025).

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ، فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اَللّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلاَ تَقْطَعْرَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيْمُ.وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.  

Allahumma ma amiltu min amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha alayya bi fadhlika ba da qudratika ala uqubati, wa da autani ilat taubati min ba di jara ati ala ma shiyatik. Fa inni astaghfiruka, faghfirli wa ma amiltu fiha mimma tardha, wa wa attani alaihits tsawaba, fa as aluka an tataqabbala minni wa la taqtha raja i minka ya karim.
 
Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. ad Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah Kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Baca juga: ARSIP Berita Serambi - Ketika Soetardji Serahkan Peta Perbatasan Aceh-Sumut, Ke Mana 4 Pulau Itu?

Berikut lafaz doa awal tahun:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ اْلقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَاءِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَاْلإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفٰى يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ. يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا ومولانا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَاصْحَابِهِ وَسَلَّم.   

Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa ala fadhlikal azhimi wa karimi judikal muawwal. Hadza amun jadidun qad aqbal. As alukal ishmata fihi minas syaithani wa auliya ih, wal auna ala hadzihin nafsil ammarati bis su I, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal jalali wal ikram.

Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

Baca juga: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Mulai Lolos Verifikasi BSU 2025, Begini Cara Cek Nama dan Status 

(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved