Berita Banda Aceh

Kondisi Rusunawa Keudah Banda Aceh Memprihatinkan, Dewan Minta Pemko Anggarkan Dana Perawatan

Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Gampong Keudah, Banda Aceh saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Helikopter melintas di kawasan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Desa Keudah Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Selasa (1/10). Rusunawa yang dibangun Pemerintah Kota Banda Aceh sebagai solusi memenuhi kebutuhan tempat tinggal dengan harga sewa antara Rp2,6 juta hingga Rp3,75 juta per tahun. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berada di Gampong Keudah, Banda Aceh saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Padahal rusunawa nyaris penuh ditempati oleh warga. Oleh karena itu, fasilitas tersebut membutuh dana untuk perawatan.

Kondisi itu terungkap saat tim Komisi III DPRK Banda Aceh melakukan kunjungan Kompleks Rusunawa beberapa hari lalu. 

Dalam kunjungan itu, anggota dewan mendapati banyak plafon yang sudah jatuh, dan kamar yang kurang terawat.

Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Royes Ruslan menyampaikan, dari hasil kunjungan pihaknya kondisi Rusunawa baik itu Blok A,B,C dan D ada satu Blok yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. 

Baca juga: Wamen PKP Fahri Hamzah Tinjau Pembangunan Rusunawa Dayah DQA di Tumbo Baro Samahani Aceh Besar

Menurutnya Blok yang baru ini diluar ekspetasi yang seharusnya lebih terawat namun kondisinya sangat memprihatinkan.

Kata Royes, berdasarkan informasi pihak Dinas PUPR Banda Aceh, memang untuk dana perawatannya selama ini sangat minim.

“Karena itu Komisi III DPRK Banda Aceh meminta walikota supaya bisa diangarkan untuk dana perawatan, karena untuk perawatan gedung ini menjadi tangungjawab Kota Banda Aceh,” kata Royes Ruslan.

Lebih lanjut, Royes menambahkan pembangunan Rusunawa tersebut dibangun Kementerian PUPR untuk kemudian diserah terimakan kepada Pemko Banda Aceh

Maka sudah menjadi kewajiban Pemko merawat dan menyewakan untuk menjadi salah satu sumber PAD. 

Dalam kunjungan itu ikut hadir Wakil Ketua Komisi III Tuanku Muhammad, Sekretaris Komisi Sofyan Helmi, Anggota Komisi Ramza Harli dan Faisal Ridha. (*)

Baca juga: VIDEO Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung SMK Muhammadiyah Banda Aceh

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved