Kesehatan Mental
Awalnya Cuma ‘Aku Gagal’ Kemudian Jadi Depresi – Ini Bahaya dan Cara Menghindari Negative Self Talk!
Tapi kabar baiknya, self-talk bisa diubah. Kamu bisa belajar untuk berbicara lebih lembut, lebih adil, dan lebih realistis kepada dirimu sendiri.
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Amirullah
Semakin kamu sadar, semakin besar peluangmu untuk menghentikannya.
2. Ganti Kalimat Negatif dengan Kalimat Netral atau Positif
Jangan langsung memaksa diri untuk selalu positif. Mulailah dari mengganti kalimat yang menyudutkan diri menjadi kalimat yang netral atau realistis.
“Aku gagal total.” Menjadi “Hari ini aku belum berhasil, tapi aku bisa belajar dari ini.”
Ini bukan tentang menipu diri sendiri, tapi mengubah cara pandang agar lebih membangun.
3. Tulis di Jurnal
Banyak penelitian mengatakan dengan menulis jurnal membantu kamu mengurai isi pikiran. Saat kamu menulis, kamu bisa melihat masalah dari jarak yang lebih jauh. Ini membantu kamu memahami penyebab pikiran negatif dan bagaimana menghadapinya.
Caranya cumna luangkan 5-10 menit setiap hari untuk menulis tentang apa yang kamu rasakan dan apa yang kamu pikirkan tentang dirimu.
Baca juga: Self-Reward Sehat vs Boros, Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental tanpa Menguras Isi Dompet
4. Ajak Orang Lain Berdiskusi
Berbagi cerita dengan orang lain dapat membuka perspektif baru. Terkadang kita terlalu larut dalam pikiran sendiri sehingga lupa bahwa kenyataan bisa berbeda dari yang kita bayangkan.
Teman atau keluarga yang kamu percaya bisa memberikan pandangan yang lebih seimbang dan objektif.
“Satu hal yang bisa kita lakukan adalah menjadi mindful dan mengundang orang lain untuk berdialog dengan kita entah itu menelepon atau bertukar pasan,” ujar Kezia yang Serambinews kutip dari Kompas.
5. Berlatih Mindfulness dan Penerimaan
Mindfulness adalah latihan untuk menyadari apa yang terjadi di saat ini tanpa menghakimi. Dengan mindfulness, kamu bisa mengenali pikiran negatif tanpa harus larut di dalamnya.
Kamu bisa berkata dalam hati, “Oke, sekarang aku merasa gagal. Tapi perasaan ini akan berlalu, dan aku masih bisa mencoba lagi.”
Self-Talk Bukan Sekadar Ucapan, Tapi Cerminan Pandanganmu Terhadap Diri Sendiri
Negative self-talk bukan hanya soal kata-kata, tapi mencerminkan bagaimana kamu melihat dan menilai dirimu sendiri. Ketika kamu terbiasa berkata buruk tentang dirimu, kamu mulai kehilangan kemampuan untuk mengenali kelebihan dan pencapaianmu sendiri.
Tapi kabar baiknya, self-talk bisa diubah. Kamu bisa belajar untuk berbicara lebih lembut, lebih adil, dan lebih realistis kepada dirimu sendiri.
Tidak harus selalu positif, tapi cukup untuk mengingatkan bahwa kamu juga manusia yang bisa belajar dan berkembang.
Baca juga: Self-Healing di Kalangan Generasi Z Indonesia, Tren atau Kebutuhan?
Ubah Cara Kamu Berbicara ke Diri Sendiri
Negative self-talk adalah musuh dalam selimut yang sering tidak kita sadari. Ia bisa menggerogoti kepercayaan diri dan kesehatan mental jika terus dibiarkan.
Namun, dengan mengenalinya, memahami dampaknya, dan berlatih mengubah pola pikir, kamu bisa menciptakan hubungan yang lebih sehat dengan dirimu sendiri.
Ingat, cara kamu berbicara pada diri sendiri menentukan bagaimana kamu menjalani hidup. Jadi, perlakukan dirimu dengan baik, karena kamu layak mendapatkan dukungan, terutama dari dirimu sendiri.
(Serambinews.com/Gina Zahrina)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.