Breaking News

Bobby Nasution Buka Suara soal Kasus Korupsi Proyek Jalan Rp231 Miliar di Sumut

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya buka suara terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp231,8 miliar yang tengah

|
Editor: Faisal Zamzami
Rahmat Utomo/Kompas.com
KASUS KORUPSI - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya buka suara terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp231,8 miliar yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya buka suara terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp231,8 miliar yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Salah satu tersangka dalam kasus ini adalah Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Ginting, sosok yang disebut-sebut memiliki kedekatan politik dengan Bobby sejak Pilkada Medan 2020.

Menanggapi isu dugaan aliran dana korupsi ke dirinya, Bobby menegaskan siap bersikap kooperatif jika dimintai keterangan oleh KPK.

 
"Ya kita lihat di hukum saja nanti (terkait dugaan aliran uang ke saya)," ujar Bobby kepada awak media, Senin (30/6/2025).

Ia menambahkan, "Namanya proses hukum kita bersedia saja. Apalagi katanya ada aliran uang. Kita, saya rasa di pemprov, kalau ada aliran uang ke jajaran — ke bawahan atau ke atasan — ya wajib memberi keterangan, kita bersedia."

Baca juga: Ketua MAKI Desak KPK Harus Periksa Bobby Nasution Tekait Korupsi Proyek Jalan Sumut, Ini 4 Alasannya


Sementara itu, Ketua Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak KPK untuk mendalami relasi antara Bobby Nasution dan Topan Ginting.

Menurutnya, Topan bukan sekadar pejabat biasa, melainkan orang kepercayaan Bobby yang disebut-sebut sebagai "koboi politik".

"Topan orang dekat Bobby sejak kampanye. KPK harus telusuri peran Topan sebagai 'koboi Bobby'," kata Boyamin.

 
Boyamin membeberkan bahwa kedekatan mereka dimulai sejak Pilkada Medan 2020.

Setelah Bobby terpilih sebagai Wali Kota Medan, karier Topan melesat cepat — dari Camat Medan Tuntungan (2019) hingga menjadi Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut pada Februari 2025.

Topan juga sempat menjabat sebagai Kadis PU Kota Medan dan Plt Sekda Kota Medan (2024).

Boyamin menduga pengangkatan Topan bukan semata prestasi, melainkan bagian dari tim sukses yang mendapat posisi strategis.

"Setelah kampanye Wali Kota, dia langsung melompat jadi Kadis PUPR. Diduga karena menjadi tim sukses Bobby," tegasnya.

Topan diketahui terlibat dalam sejumlah proyek infrastruktur bernilai besar, seperti:

Underpass HM Yamin–Jalan Gaharu – Rp170 miliar

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved